Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Robot Berkaki Empat di Korea Mampu Melakukan Parkour dengan Kontrol Canggih

Teknologi
Robotika
robotics (9mo ago) robotics (9mo ago)
28 Mei 2025
58 dibaca
2 menit
Robot Berkaki Empat di Korea Mampu Melakukan Parkour dengan Kontrol Canggih

Rangkuman 15 Detik

Framework kontrol baru memungkinkan robot mengatasi medan yang kompleks secara mandiri.
Robot Raibo menunjukkan kemampuan luar biasa dalam gerakan parkour dan navigasi cepat.
Penelitian ini memiliki potensi untuk aplikasi di daerah bencana dan lingkungan berbahaya.
Para peneliti di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) telah menciptakan kerangka kontrol baru yang memungkinkan robot berkaki empat melakukan gerakan ala parkour, seperti berlari di dinding vertikal dan melompat dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat. Inovasi ini memungkinkan robot untuk bergerak secara mandiri di medan yang sangat kompleks. Sistem navigasi yang dikembangkan terdiri dari dua komponen utama: sebuah planner yang menggunakan kecerdasan buatan untuk menentukan pijakan aman dan efisien, serta tracker yang mengeksekusi langkah tersebut dengan tepat. Dengan teknologi ini, robot dapat menjaga keseimbangan, kecepatan, dan ketepatan bahkan di medan yang tidak rata dan bergerak. Robot yang diuji, bernama Raibo1, berhasil melewati berbagai rintangan seperti batu loncatan, tangga, dan dinding, dengan kemampuan melompat di celah hingga 1,3 meter dan berlari dengan kecepatan hingga 4 meter per detik. Selain itu, sistem mampu memodelkan lingkungan yang bergerak dan tidak stabil untuk memperkuat kemampuan respons robot. Sistem ini juga dilengkapi protokol pengaman otomatis yang menghentikan robot secara terkendali bila tidak dapat menemukan pijakan yang aman dalam waktu yang dibutuhkan, sehingga mencegah kecelakaan saat bergerak dengan kecepatan tinggi. Kerangka kerja ini juga sudah diuji coba pada robot yang lebih besar dengan penyesuaian kecil. Meskipun saat ini planner hanya bekerja dengan peta 2.5D dan belum sepenuhnya mengatasi medan vertikal, penelitian ke depan akan fokus menggunakan pemetaan 3D dan mengintegrasikan sensor onboard untuk navigasi outdoor sepenuhnya mandiri. Penelitian ini menunjukkan langkah maju besar dalam robotika untuk penggunaan di daerah bencana dan lingkungan berbahaya.