Hermeus Sukses Uji Terbang Pesawat Hipersonik Quarterhorse Mk 1
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
28 Mei 2025
205 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Quarterhorse Mk 1 menandai langkah penting dalam pengembangan pesawat hipersonik.
Pengujian menunjukkan keberhasilan dalam pengambilan data penerbangan untuk pengembangan lebih lanjut.
Hermeus memiliki rencana ambisius untuk membangun satu pesawat baru setiap tahun.
Hermeus, sebuah perusahaan rintisan di bidang teknologi penerbangan, berhasil menyelesaikan uji terbang pertama pesawat Quarterhorse Mk 1 yang dirancang untuk penerbangan hipersonik. Pesawat ini tidak berawak dan bertujuan untuk menguji sistem penting sebagai langkah awal menuju teknologi pesawat hipersonik yang dapat digunakan secara rutin di bidang pertahanan dan antariksa.
Proses pengembangan pesawat ini sangat cepat, hanya mengambil waktu sedikit lebih dari satu tahun dari konsep hingga penerbangan perdana. CEO Hermeus, AJ Piplica, menyatakan bahwa pengalaman ini membuktikan bahwa pendekatan iteratif dan pengembangan cepat mampu menciptakan kemajuan signifikan dalam industri penerbangan.
Quarterhorse Mk 1 memiliki desain khusus seperti sayap dengan aspek rendah dan rasio dorong-ke-berat yang rendah, yang membuat pesawat ini sulit dikendalikan terutama dalam fase lepas landas dan pendaratan. Meski demikian, pesawat berhasil melakukan operasi tersebut secara remote dengan sukses yang menjadi fokus utama pengujian.
Uji darat yang dilakukan sebelum penerbangan meliputi tes taxi dengan kecepatan tinggi menggunakan afterburner full di landasan Edwards yang ikonik. Uji terbang ini memberikan data penting pada sejumlah sistem seperti propulsi, bahan bakar, hidraulik, avionik, hingga kontrol termal, yang akan digunakan untuk perbaikan pada generasi pesawat berikutnya.
Hermeus berencana untuk mengembangkan satu model pesawat baru setiap tahun, dengan Mk 2 yang tengah dibangun untuk menguji penerbangan supersonik dan Mk 3 nanti diharapkan dapat memecahkan rekor kecepatan udara yang sekarang dipegang oleh SR-71 Blackbird. Program ini didukung kuat oleh Angkatan Udara AS yang melihat potensi besar dari teknologi hipersonik.

