Amerika Mulai Jual Izin Penambangan Laut Dalam untuk Mineral Penting
Sains
Iklim dan Lingkungan
21 Mei 2025
119 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penambangan laut dalam dapat memberikan akses pada mineral kritis yang penting bagi ekonomi dan keamanan nasional.
Teknologi baru dari Impossible Metals berupaya meminimalkan dampak pada ekosistem laut.
Ada kekhawatiran besar tentang dampak jangka panjang dari penambangan terhadap ekosistem laut yang rapuh.
Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Dalam Negeri mulai membuka proses pengajuan izin penambangan di laut dalam setelah Startup Impossible Metals meminta izin tersebut. Proses ini akan melalui publikasi resmi dan pengumpulan masukan publik sebelum dilakukan pelelangan.
Impossible Metals mengembangkan teknologi robot bawah laut yang menggunakan kendaraan otonom dengan cakar untuk mengangkat nodul polimetalik yang kaya mineral, yang dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan metode penambangan tradisional menggunakan vakum laut.
Nodul polimetalik merupakan bongkahan mineral yang terbentuk selama jutaan tahun dan kaya akan mangan, besi, kobalt, nikel, dan tembaga, yang sangat dibutuhkan untuk teknologi energi terbarukan dan elektronik modern.
Para ilmuwan dan ekolog memperingatkan bahwa penambangan laut dalam dapat mengganggu ekosistem yang sangat rapuh dan memerlukan waktu yang sangat lama untuk pulih. Misalnya, komunitas mikroba di dasar laut dapat butuh sampai 50 tahun untuk kembali seperti semula.
Selain risiko ekologis, nodul tersebut juga memiliki peran ekosistem penting seperti menghasilkan oksigen, dan bahkan membantu dalam penelitian mencari kehidupan di planet lain.
Analisis Ahli
Dr. Sylvia Earle
Penambangan laut dalam merupakan ancaman besar bagi ekosistem laut yang belum sepenuhnya kita pahami, dan seharusnya prioritas kita adalah konservasi, bukan eksploitasi cepat.Prof. Daniel K. Stein
Teknologi robotik yang inovatif dapat mengurangi dampak lingkungan dibandingkan metode tradisional, namun efektivitas dan keselamatan jangka panjangnya harus dievaluasi secara ketat sebelum komersialisasi.

