Bahaya Tersembunyi Penambangan Dasar Laut di Tengah Kesibukan Pemerintah AS
Sains
Iklim dan Lingkungan
24 Agt 2025
257 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penambangan laut dalam dapat memiliki dampak lingkungan yang tidak terduga dan merusak ekosistem laut.
Keterlibatan Donald Trump dalam isu ini dapat mempercepat eksploitasi sumber daya laut tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Regulasi internasional masih dibutuhkan untuk mengatur penambangan laut dalam dan melindungi warisan bersama umat manusia.
Penambangan dasar laut mulai menjadi sorotan setelah pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump berupaya mempercepat izin bagi perusahaan-perusahaan untuk mengeksploitasi mineral yang penting untuk baterai lithium-ion. Usaha ini dilakukan tanpa mengikuti aturan internasional yang sudah lama ada, yaitu Konvensi PBB tentang Hukum Laut, yang menganggap sumber daya laut sebagai milik bersama umat manusia.
The Metals Company, dengan dukungan pemerintah AS, berusaha menjadi pelopor dalam menambang polimetalik nodul yang kaya akan nikel, kobalt, dan mangan di zona Clarion-Clipperton, antara Hawaii dan Meksiko. Namun, lebih dari 30 negara serta berbagai peneliti dan advokat lingkungan menolak keras prakarsa ini karena risiko besar terhadap ekosistem laut yang belum banyak dipahami.
Para ilmuwan mengingatkan bahwa dasar laut adalah lingkungan yang penuh misteri dengan banyak spesies yang belum ditemukan. Penambangan bisa mengganggu kehidupan laut melalui kerusakan habitat, lumpur yang terdorong ke permukaan, dan kebisingan yang dapat membahayakan makhluk laut. Kerusakan tersebut diduga sulit diperbaiki dan dapat mempengaruhi manusia yang bergantung pada laut.
Beberapa pendukung penambangan berargumen bahwa dampak kerusakan yang terjadi di daratan akibat penambangan sudah diketahui dan penambangan di laut bisa menjadi alternatif yang lebih baik. Namun, langkah sepihak dari AS mengabaikan perjanjian internasional dan menimbulkan ketegangan geopolitik serta risiko terhadap lingkungan global.
Saat ini, komunitas internasional sedang berusaha membuat aturan yang dapat mengatur penambangan dasar laut dengan lebih hati-hati. Namun, tekanan dari kepentingan ekonomi dan politik dapat mempercepat eksploitasi sumber daya sebelum ada kejelasan ilmiah dan regulasi yang cukup. Ini menjadi peringatan penting agar kita menjaga laut dalam sebagai warisan bagi seluruh umat manusia.
Analisis Ahli
Sylvia Earle
Penambangan dasar laut tanpa riset mendalam dan perlindungan ketat akan menghancurkan rumah bagi ribuan spesies laut dan memicu kerusakan biologis yang tidak bisa dipulihkan.Daniel Jones
Konflik antara kepentingan ekonomi dan konservasi ekosistem laut harus diselesaikan dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan peraturan internasional yang tegas.
