Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya Penambangan Laut Dalam Bagi Kehidupan Zooplankton dan Ekosistem Laut

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (4mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (4mo ago)
06 Nov 2025
51 dibaca
2 menit
Bahaya Penambangan Laut Dalam Bagi Kehidupan Zooplankton dan Ekosistem Laut

Rangkuman 15 Detik

Penambangan laut dalam dapat mengakibatkan dampak serius pada ekosistem laut, terutama pada makanan dasar seperti zooplankton.
Pentingnya penelitian lebih lanjut untuk memahami risiko yang terkait dengan penambangan laut dalam sebelum melanjutkan izin operasi.
Alternatif seperti daur ulang e-waste dan pengembangan teknologi baterai baru dapat mengurangi kebutuhan untuk menambang di dasar laut.
Penambangan mineral seperti nikel, kobalt, dan mangan di dasar laut tengah menjadi fokus karena digunakan untuk baterai isi ulang lithium-ion. Namun, proses ini dapat melepaskan limbah yang sangat sedikit nilai nutrisinya ke zona senja laut, sebuah area yang penting bagi banyak spesies laut kecil seperti zooplankton yang menjadi sumber makanan penting. Limbah dari penambangan tersebut dapat menggantikan makanan zooplankton dengan partikel yang disebut 'junk food' karena rendah kandungan organiknya. Kondisi ini berpotensi memicu kelaparan pada zooplankton yang kemudian berdampak pada hewan-hewan yang memakannya, seperti micronekton, ikan besar, dan paus. Pemerintah AS pada masa pemerintahan Donald Trump memutuskan untuk mempercepat izin komersial penambangan laut dalam meski peraturan internasional dari International Seabed Authority masih dalam tahap pengembangan. Langkah ini dipandang banyak pihak sebagai pelanggaran hukum internasional dan berpotensi merusak sistem tata kelola lautan global. Penelitian yang didanai oleh perusahaan penambangan deep-sea tersebut mengungkap efek negatif penambangan dengan uji skala kecil di Samudra Pasifik. Perusahaan mengklaim limbah akan dibuang di kedalaman lebih dari 2.000 meter, di luar zona senja laut, namun para ilmuwan memperingatkan risiko dari pembuangan limbah di kedalaman manapun. Alternatif teknologi baterai dan peningkatan daur ulang e-waste diusulkan untuk mengurangi ketergantungan pada penambangan laut dalam. Para peneliti menyarankan agar proses penambangan ini dihentikan sementara sampai ada pemahaman lebih baik mengenai dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Analisis Ahli

Michael Dowd
Penambangan di zona senja laut berpotensi menyebabkan dampak besar pada ekosistem bawah laut yang vital dan belum cukup dipahami.
Brian Popp
Kita bisa mengurangi kebutuhan menambang dengan daur ulang dan teknologi baterai baru, sehingga tidak perlu merusak laut dalam.