Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Uji Robot Penambang Canggih untuk Ambil Logam Berharga di Dasar Laut

Teknologi
Robotika
robotics (4mo ago) robotics (4mo ago)
06 Nov 2025
105 dibaca
2 menit
China Uji Robot Penambang Canggih untuk Ambil Logam Berharga di Dasar Laut

Rangkuman 15 Detik

Cina telah berhasil mengembangkan teknologi penambangan laut dalam yang dapat mengubah cara sumber daya mineral dieksplorasi.
Penguasaan Cina atas pasokan kobalt global dapat meningkatkan ketegangan geopolitik, terutama dengan inisiatif yang gagal dari AS.
Deposit mineral di dasar laut, terutama di laut Pasifik, menjadi fokus baru dalam eksplorasi sumber daya untuk memenuhi permintaan global.
Ilmuwan dan insinyur dari China baru-baru ini berhasil menguji coba sebuah kendaraan penambang robotik canggih di dasar Samudra Pasifik Barat, pada kedalaman sekitar 2.000 meter. Robot ini khusus dirancang untuk mengambil kerak kobalt yang kaya akan logam penting seperti kobalt, nikel, dan platinum yang tumbuh perlahan di lapisan dasar laut. Robot penambang ini memiliki kemampuan untuk bergerak di medan dasar laut yang kasar dengan menyesuaikan posisinya secara otomatis supaya tidak terguling atau terjebak. Ini merupakan kemajuan teknologi yang menjanjikan untuk masa depan penambangan bawah laut yang aman dan efisien. Kerak kobalt ini terbentuk selama jutaan tahun sebagai lapisan tipis dari oksida besi dan mangan yang menempel di lereng gunung bawah laut. Cadangannya banyak ditemukan di Samudra Pasifik, menjadikannya lokasi utama yang menjadi target penambangan. Sementara itu, Amerika Serikat sebelumnya berencana untuk menimbun kobalt demi kepentingan pertahanan dan strategis. Namun, rencana ini dibatalkan karena menghadapi berbagai kesulitan teknis dan logistik, sehingga memperlihatkan tantangan yang cukup besar dalam pengelolaan sumber daya ini. China yang sudah mengendalikan sebagian besar produksi dan pengolahan kobalt dunia berusaha memperkuat posisinya dengan eksplorasi laut dalam. Ini bisa mengubah tatanan pasokan logam kritis global dan meningkatkan persaingan geopolitik terkait sumber daya kelautan.

Analisis Ahli

Prof. Li Wei (Ahli Teknik Kelautan)
Pengujian kendaraan penambang robotik di kedalaman 2.000 meter merupakan bukti kemajuan signifikan dalam eksplorasi dan ekstraksi sumber daya laut yang sebelumnya sulit dijangkau secara komersial.