AI summary
Pengurangan kategori dana di NIH dapat mempengaruhi penelitian dari peneliti muda. Terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah aplikasi yang ditarik pada tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan dan keputusan administratif dapat berdampak besar pada masa depan penelitian dan inovasi ilmiah. US National Institutes of Health (NIH) tahun ini telah menarik lebih dari 2.500 aplikasi hibah yang menandakan penolakan tanpa pendanaan. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dibanding dua tahun terakhir. Peningkatan penarikan aplikasi ini awalnya terjadi karena penghapusan sekitar 100 kategori program pendanaan, banyak di antaranya mendukung peneliti muda dan kelompok beragam.Sejak Presiden Donald Trump menjabat, NIH telah menghentikan lebih dari 800 hibah yang sudah berjalan. Selain itu, review hibah menjadi tertunda dan dana riset dibekukan. Pemerintah juga mengusulkan pemotongan anggaran NIH sebesar 40% hingga tahun 2026, yang dapat memperburuk keadaan pendanaan riset di Amerika Serikat.Proses penarikan aplikasi biasanya terjadi sebelum tahap review karena alasan administratif, seperti aplikasi yang tidak lengkap atau tidak sesuai dengan persyaratan hibah. Tahun ini, aplikasi yang tidak menyertakan dokumen yang disebut 'foreign justification' terkait kolaborasi internasional lebih sering ditarik daripada sebelumnya.Kategori hibah yang dihentikan termasuk program vaksinasi dan pelatihan bagi mahasiswa PhD serta peneliti pascadoktor dari latar belakang beragam. Program ini dianggap penting karena membantu membentuk generasi peneliti masa depan. Kini halaman pendanaan tersebut telah dihapus dari situs resmi NIH, menandakan penghentian permanen.Para ahli seperti Carole LaBonne memperingatkan bahwa penghapusan ini berisiko memutus rantai pembinaan ilmuwan muda yang akan mendukung inovasi dan penemuan medis yang penting. Hal ini tidak hanya berdampak pada ilmu kesehatan, tapi juga berpotensi mempengaruhi perekonomian dan perkembangan ilmu pengetahuan di AS.
Penghapusan sejumlah kategori hibah yang mendukung peneliti muda dan beragam merupakan langkah mundur bagi keberlanjutan riset medis menghadapi tantangan global. Tanpa dukungan awal yang cukup, generasi peneliti berikutnya akan kesulitan berkembang, melemahkan posisi AS sebagai pemimpin inovasi kesehatan.