AlphaEvolve: Sistem AI Baru DeepMind Kurangi 'Halusinasi' dan Optimalkan Infrastruktur Google
Teknologi
Kecerdasan Buatan
14 Mei 2025
116 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
AlphaEvolve adalah inovasi baru dalam sistem AI yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah optimisasi.
Sistem ini mengurangi halluinasis dengan menggunakan evaluasi otomatis, meningkatkan akurasi jawaban.
AlphaEvolve menunjukkan kemampuan untuk meningkatkan efisiensi operasional di Google, meskipun dengan beberapa keterbatasan.
DeepMind, lab riset AI milik Google, mengembangkan sistem AI baru bernama AlphaEvolve yang dirancang untuk menyelesaikan masalah yang bisa dinilai secara otomatis. Sistem ini bertujuan mengurangi kesalahan atau halusinasi dalam model AI dengan menggunakan metode evaluasi otomatis pada jawaban yang dihasilkan.
AlphaEvolve menggunakan model canggih bernama Gemini untuk menghasilkan, mengkritik, dan mengevaluasi berbagai jawaban atas sebuah permasalahan. Dengan begitu, sistem ini hanya bekerja pada masalah yang dapat dievaluasi secara otomatis, dan hanya dapat menghasilkan solusi berbasis algoritma.
Dalam tesnya, AlphaEvolve mampu menemukan solusi terbaik untuk sekitar 75% dari 50 soal matematika yang diuji, dan bahkan menemukan solusi yang lebih baik untuk 20% masalah tersebut. Ini menunjukkan kemampuan sistem dalam mengoptimalkan solusi yang sudah dikenal.
Selain pengujian matematika, AlphaEvolve juga diuji untuk masalah praktis seperti meningkatkan efisiensi pusat data Google dan mempercepat pelatihan model AI Gemini. Hasilnya, sistem berhasil menghemat sekitar 0,7% sumber daya komputasi Google dan mempercepat waktu pelatihan model sebesar 1%.
Meskipun sistem ini tidak menemukan penemuan baru yang revolusioner, AlphaEvolve membantu menghemat waktu dan sumber daya sehingga para ahli dapat fokus pada pekerjaan yang lebih penting. Ini memberikan nilai tambah dalam pengembangan AI dan optimasi infrastruktur teknologi.
Analisis Ahli
Yann LeCun
Pendekatan seperti yang dilakukan AlphaEvolve penting untuk mengurangi kesalahan AI, namun tantangan sesungguhnya adalah menerapkan ini pada masalah dunia nyata yang lebih tidak terstruktur.Fei-Fei Li
Sistem otomatis yang dapat menilai keakuratan jawaban AI membuka jalan bagi kolaborasi manusia dan mesin yang lebih produktif, terutama dalam penelitian dan desain sistem canggih.

