Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google DeepMind Luncurkan Gemini 2.5 Deep Think, Model AI Pemecah Masalah Terbaik

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
01 Agt 2025
276 dibaca
1 menit
Google DeepMind Luncurkan Gemini 2.5 Deep Think, Model AI Pemecah Masalah Terbaik

AI summary

Gemini 2.5 Deep Think adalah model AI inovatif yang menggunakan pendekatan multi-agent.
Model ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam berbagai uji coba, termasuk di International Math Olympiad.
Google berencana untuk memperluas penggunaan Gemini 2.5 Deep Think dengan mengumpulkan umpan balik dari akademisi dan pengembang.
Google DeepMind memperkenalkan model AI terbaru bernama Gemini 2.5 Deep Think yang mengusung sistem multi-agen. Sistem ini mampu menangani pertanyaan dengan cara mengeksplorasi beberapa ide secara bersamaan dan memilih jawaban terbaik dari hasil tersebut.Model ini pertama kali diperkenalkan secara publik pada acara Google I/O 2025 dan kini tersedia bagi pelanggan berlangganan Ultra seharga $250 per bulan. Pendekatan multi-agen yang digunakan membuat proses penalaran menjadi lebih panjang namun menghasilkan jawaban yang lebih baik.Gemini 2.5 Deep Think berhasil meraih medali emas di Olimpiade Matematika Internasional (IMO) tahun ini dan outperform AI lain pada ujian Humanity’s Last Exam dan tes pemrograman LiveCodeBench6.Google juga membagikan versi model yang dipakai di IMO kepada para matematikawan dan akademisi terpilih dengan tujuan memperdalam riset dan pengembangan sistem multi-agen di bidang akademik yang lebih kompleks.Meskipun keunggulannya luar biasa, penggunaan model AI multi-agen ini membutuhkan sumber daya komputasi yang sangat besar, sehingga biasanya hanya tersedia untuk pengguna premium. Pendekatan serupa juga digunakan oleh perusahaan AI lain seperti xAI dan Anthropic.

Experts Analysis

Noam Brown
Sistem multi-agent meningkatkan kualitas jawaban AI dengan kolaborasi beberapa agen secara bersamaan, menghasilkan pemikiran yang lebih mendalam dan strategis dibanding model tunggal.
Demis Hassabis
Menggunakan multi-agent sebagai pendorong pemikiran paralel adalah langkah maju yang penting untuk AI bisa menangani masalah yang kompleks dan kreatif secara efektif.
Editorial Note
Model AI multi-agent ini menunjukkan bahwa masa depan kecerdasan buatan ada pada kemampuan untuk menjelajah ide secara paralel, bukan hanya satu alur pemikiran linear. Namun, biaya operasional tinggi bisa menghambat adopsi luas kecuali ada inovasi signifikan dalam efisiensi komputasi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.