Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DeepSeek Diduga Gunakan Data Model AI Google dan OpenAI Tanpa Izin

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (9mo ago) artificial-intelligence (9mo ago)
03 Jun 2025
108 dibaca
2 menit
DeepSeek Diduga Gunakan Data Model AI Google dan OpenAI Tanpa Izin

Rangkuman 15 Detik

DeepSeek dituduh menggunakan data dari model AI pesaing, termasuk Gemini.
Teknik distilasi digunakan untuk melatih model AI, tetapi melanggar ketentuan layanan OpenAI.
AI perusahaan mulai meningkatkan langkah keamanan untuk mencegah distilasi dan pengambilan data yang tidak sah.
DeepSeek, lab AI dari China, baru-baru ini merilis model R1-0528 yang bisa menyelesaikan soal matematika dan coding dengan baik. Beberapa peneliti AI curiga model ini dilatih menggunakan data dari model AI pesaing seperti Google Gemini dan juga ChatGPT dari OpenAI. Seorang developer bernama Sam Paeach mengamati bahwa cara model DeepSeek berbicara mirip dengan gaya bahasa Google Gemini 2.5 Pro. Seorang developer lainnya juga menemukan bahwa proses berpikir model DeepSeek menyerupai jejak-jejak yang biasanya ada pada model Gemini. Tuduhan pelatihan data dari model lain sebelumnya juga pernah dialamatkan kepada DeepSeek saat model versi sebelumnya mengidentifikasi dirinya sebagai ChatGPT. OpenAI bahkan mengatakan ada bukti DeepSeek menggunakan teknik distilasi dari model AI besar mereka, yang termasuk pelanggaran aturan. Banyak AI yang mulai melakukan proses verifikasi ketat untuk mencegah distilasi tanpa izin, seperti OpenAI yang mewajibkan ID resmi untuk akses model canggih. Google dan Anthropic sekarang merangkum jejak digital model mereka untuk melindungi data training dari penyalinan oleh pesaing. AI experts menganggap langkah DeepSeek cukup masuk akal secara teknis, sebab mereka kekurangan hardware tapi punya dana cukup untuk memanfaatkan API model besar untuk membuat data sintetis, sehingga menghemat biaya dan waktu daripada membangun model sendiri.