Krisis Anggaran Riset AS Dorong Ilmuwan Berbakat Migrasi ke Eropa
Bisnis
Ekonomi Makro
13 Mei 2025
239 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Peneliti di AS semakin mempertimbangkan untuk pindah ke Eropa karena ketidakpastian politik dan pendanaan.
Perubahan kebijakan di bawah administrasi Trump telah mempengaruhi iklim penelitian di AS secara signifikan.
Keseimbangan kerja-hidup dan keamanan kerja menjadi faktor penting bagi peneliti dalam memilih lokasi kerja.
Sejumlah ilmuwan di Amerika Serikat kini menghadapi tantangan besar akibat kebijakan pemerintah Trump yang mengurangi dukungan dana dan fasilitas penelitian. Hal ini membuat mereka sulit untuk merencanakan masa depan karier dan kehidupan pribadi dengan tenang.
Salah satu contoh nyata adalah economist Matthias Doepke, yang memutuskan pindah dari AS dan melanjutkan kariernya di London setelah puluhan tahun berkontribusi di universitas di Illinois. Keputusan ini dipengaruhi oleh perubahan iklim politik dan pemotongan anggaran penelitian.
Pengetatan kebijakan imigrasi selama pemerintahan Trump juga mempersulit para ilmuwan asing yang bekerja di AS. Ada laporan penahanan dan penolakan masuk yang membuat banyak peneliti merasa tidak aman secara hukum dan pekerjaan.
Selain Doepke, beberapa peneliti lain dari universitas bergengsi seperti Harvard dan Albert Einstein College of Medicine juga mulai mencari peluang kerja di Eropa dan kawasan lain seperti Kanada dan Swiss agar mendapat kepastian dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan.
Situasi ini memperlihatkan risiko besar bahwa Amerika Serikat akan kehilangan banyak talenta ilmiah terbaiknya, yang dapat menghambat posisi negara itu sebagai pemimpin dalam riset dan inovasi global.
Analisis Ahli
Matthias Doepke
Penelitian dan pengetahuan tidak dihargai jika berbenturan dengan ideologi, ini merusak iklim riset yang sehat.Anonymus Harvard postdoc
Situasi politik dan ketidakpastian visa membuat sulit merencanakan masa depan di AS.Anonymus neuroscientist
AS berisiko kehilangan banyak ilmuwan hebat yang akan menurunkan daya saing ilmiah negara.

