Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Penambangan Laut Dalam di Blake Plateau: Kerusakan yang Bertahan Puluhan Tahun

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (10mo ago) climate-and-environment (10mo ago)
12 Mei 2025
278 dibaca
2 menit
Dampak Penambangan Laut Dalam di Blake Plateau: Kerusakan yang Bertahan Puluhan Tahun

Rangkuman 15 Detik

Penambangan laut dalam dapat memiliki dampak lingkungan yang jangka panjang dan tidak dapat diprediksi.
Keanekaragaman hayati di daerah yang terkena dampak penambangan sulit untuk pulih, bahkan setelah bertahun-tahun.
Studi kasus di Blake Plateau memberikan peringatan bagi daerah lain yang sedang dipertimbangkan untuk penambangan laut.
Blake Plateau adalah daerah laut dalam di lepas pantai North Carolina, Amerika Serikat, yang terkenal karena keanekaragaman hayati laut dalamnya yang luar biasa. Tempat ini menjadi lokasi uji coba pertama penambangan dasar laut pada tahun 1970 yang dilakukan oleh perusahaan Deepsea Ventures. Meskipun hanya dilakukan selama singkat, aktivitas ini meninggalkan luka besar di dasar laut yang masih dapat dilihat hingga sekarang. Penambangan tersebut menggunakan alat yang mirip dengan vacuum cleaner untuk mengangkat nodul mineral yang mengandung mangan, nikel, dan kobalt yang penting untuk teknologi modern. Namun, percobaan ini gagal secara komersial dan meninggalkan bekas parah di ekosistem laut. Pada tahun 2022, peneliti mendokumentasikan bekas penambangan tersebut dan menemukan jejak sepanjang 43 kilometer yang sangat jelas dan berada dalam kondisi hampir tidak berubah. Ilmuwan seperti Samantha Joye yang telah lama meneliti kehidupan laut dalam menggambarkan Blake Plateau sebagai salah satu tempat terseksi dan paling beragam di dunia. Namun, di area bekas penambangan, kehidupan laut hampir hilang dan berbeda jauh dengan daerah sekitarnya yang hidup penuh dengan berbagai organisme, termasuk makhluk bioluminesen. Studi dan eksperimen lain di area berbeda seperti Clarion-Clipperton Zone di Pasifik dan simulasi penambangan tahun 1989 menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem laut dalam setelah penambangan berlangsung sangat lambat dan tidak dapat diprediksi dengan pasti. Kerusakan yang terjadi tidak hanya bersifat fisik, tapi juga mengganggu keberlangsungan mikroorganisme yang menjadi bagian penting dalam rantai ekosistem. Dengan meningkatnya minat global pada penambangan laut dalam untuk mendukung energi bersih dan teknologi masa depan, contoh Blake Plateau memberikan peringatan penting bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi bisa bertahan selama beberapa dekade. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati dan mempertimbangkan dampak lingkungan sebelum memulai penambangan skala besar di laut dalam.

Analisis Ahli

Samantha Joye
Blake Plateau adalah salah satu lingkungan laut paling menakjubkan dan beragam yang pernah saya pelajari, dan kerusakan akibat penambangan sangat menyedihkan serta harus menjadi peringatan bagi dunia.