Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Temu Tertekan Perang Dagang AS-China, Produk Impor China Hilang di AS

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (10mo ago) startups (10mo ago)
09 Mei 2025
206 dibaca
2 menit
Temu Tertekan Perang Dagang AS-China, Produk Impor China Hilang di AS

Rangkuman 15 Detik

Temu terpengaruh oleh perang dagang antara China dan AS, yang menyebabkan perubahan signifikan dalam kebijakan produk.
Kebijakan baru Temu membatasi pilihan konsumen AS dan berdampak negatif pada penjual di China.
Langkah-langkah yang diambil oleh Temu menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh platform e-Commerce dalam menghadapi regulasi internasional.
Temu, platform belanja online asal China yang populer, kini menghadapi masalah besar karena perang dagang antara China dan Amerika Serikat. Amerika Serikat menaikkan tarif impor untuk barang dari China, sehingga berimbas langsung pada operasional Temu. Dampak dari tarif tersebut membuat Temu harus menaikkan harga barang yang dikirim ke AS dan memasang biaya tambahan khusus pada pesanan impor. Perubahan ini berlangsung sejak sebulan terakhir dan mempengaruhi banyak produk yang tersedia di aplikasi Temu untuk pembeli AS. Terbaru, Temu memutuskan untuk menghapus seluruh produk asal China dari daftar barang yang tampil di negara tersebut. Sebagai gantinya, Temu hanya menampilkan produk dengan label 'lokal', yakni produk yang sudah ada di gudang AS dan tidak terkena tarif tambahan. Kebijakan ini membuat pelanggan di AS memiliki lebih sedikit pilihan barang untuk dibeli. Bahkan beberapa pengguna mengeluhkan produk favorit yang sudah mereka tandai tidak tersedia cukup lama karena cepat terjual habis. Sementara penjual asal China juga dirugikan karena produk mereka tidak lagi terlihat oleh konsumen AS. Analis Juozas Kaziukena membandingkan langkah Temu dengan strategi Amazon, yang juga hanya menjual barang yang disimpan dalam gudang lokal untuk menghindari dampak tarif. Kondisi ini menandakan bahwa perang dagang sangat memengaruhi cara bisnis e-Commerce menjalankan operasi lintas negara.

Analisis Ahli

Juozas Kaziukena
Semua produk yang dikirim ke konsumen di AS harus berasal dari gudang di AS agar terhindar dari tarif tambahan, mirip langkah yang dilakukan oleh Amazon.