AI summary
NIH menghentikan pendanaan untuk penelitian terkait perubahan iklim dan kesehatan. Fokus penelitian NIH sekarang lebih pada cuaca ekstrem daripada penyebab perubahan iklim. Kritik terhadap keputusan NIH menunjukkan kekhawatiran tentang dampak kesehatan masyarakat. Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) berencana mengubah fokus pendanaan riset dari dampak perubahan iklim secara langsung menjadi fokus pada dampak cuaca ekstrim. Keputusan ini muncul di masa pemerintahan Donald Trump yang skeptis terhadap perubahan iklim.Sebelumnya, selama pemerintahan Joe Biden, NIH meluncurkan inisiatif Climate Change and Health Initiative (CCHI) yang mengalokasikan pendanaan besar untuk riset dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia. Inisiatif ini telah mendapat dukungan dari US Congress dengan anggaran sebesar 40 juta USD pada 2023 dan 2024.Kini, keputusan internal NIH menghentikan pendanaan untuk proyek riset yang menekan penyebab perubahan iklim, termasuk pendidikan tentang perubahan iklim dan inovasi kesehatan berkelanjutan, seperti pengembangan inhaler ramah lingkungan. Namun, penelitian tentang dampak cuaca ekstrim pada kesehatan tetap didanai.Para ahli seperti Kristie Ebi dan Preeti Jaggi mengkritik kebijakan ini karena dapat menghambat usaha menginformasikan masyarakat dan mengurangi perhatian pada akar masalah seperti emisi gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim.Meski begitu, NIH yang memiliki anggaran tahunan sekitar 47 miliar USD terus didorong untuk meninjau kembali kebijakan ini demi menjaga upaya memperpanjang harapan hidup dan kesehatan masyarakat Amerika dalam menghadapi tantangan iklim.
Langkah NIH ini sangat disayangkan karena mengabaikan pentingnya pemahaman menyeluruh soal perubahan iklim yang menjadi dasar bagi langkah mitigasi kesehatan masyarakat. Fokus sempit pada cuaca ekstrem tanpa konteks perubahan iklim yang lebih luas justru akan membatasi efektifitas riset dan solusi berkelanjutan.