Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun Tajam, OPEC+ Percepat Produksi Meski Permintaan Tak Pasti

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
05 Mei 2025
150 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun Tajam, OPEC+ Percepat Produksi Meski Permintaan Tak Pasti

AI summary

Harga minyak mencapai level terendah sejak Februari 2021 akibat keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi.
Arab Saudi berusaha untuk menghukum anggota OPEC+ yang tidak mematuhi kuota produksi.
Kekhawatiran tentang permintaan dan resesi global semakin menekan harga minyak.
Harga minyak turun lebih dari $1 per barel pada hari Senin, mencapai level terendah dalam beberapa tahun. Penurunan ini terjadi setelah OPEC+ memutuskan untuk mempercepat kenaikan produksi minyak, yang memicu kekhawatiran tentang peningkatan pasokan global di tengah prospek permintaan yang tidak pasti.OPEC+ sepakat untuk meningkatkan produksi minyak pada bulan Juni sebesar 411.000 barel per hari, yang akan membawa total kenaikan gabungan untuk April, Mei, dan Juni menjadi 960.000 barel per hari. Keputusan ini sebagian besar didorong oleh Arab Saudi, yang ingin menghukum anggota seperti Irak dan Kazakhstan karena ketidakpatuhan terhadap kuota produksi mereka.Para analis dari berbagai lembaga, termasuk Saxo Bank, ING, dan Barclays, telah menurunkan perkiraan harga minyak mereka menyusul keputusan OPEC+. Selain itu, ketakutan resesi yang meluas dan permintaan impor bahan bakar olahan yang lemah juga membebani harga minyak, dengan peningkatan persediaan minyak global yang signifikan sejak pertengahan Februari.

Experts Analysis

Ole Hansen
Ketidakpastian permintaan dan keputusan Saudi mempercepat produksi menunjukkan pasar minyak akan mengalami kelebihan pasokan dalam waktu dekat.
Peter McNally
Pasar mungkin telah mencapai puncak keuntungan bagi produsen minyak di luar OPEC+ karena kenaikan suplai yang terus terjadi akan menekan harga.
Jim Ritterbusch
Pembangunan inventaris minyak global yang besar dan potensi penurunan permintaan akibat tarif akan memperburuk tekanan harga minyak.
Editorial Note
Keputusan OPEC+ mempercepat produksi saat permintaan minyak tidak pasti merupakan langkah berisiko yang bisa melemahkan posisi harga minyak jangka panjang. Tekanan dari produksi serpih AS dan ketidakpatuhan anggota internal memperlihatkan ketegangan yang dapat mengganggu stabilitas pasar energi global di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.