AI summary
Survei seismik terbaru memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kamar magma di bawah Yellowstone. Kamar magma di Yellowstone sebagian besar terdiri dari kristal padat dan gas, yang memungkinkan gas untuk bocor dan mencegah tekanan berbahaya. Aktivitas vulkanik di Yellowstone tetap stabil dan tidak menunjukkan tanda-tanda peningkatan tekanan yang dapat menyebabkan erupsi. Para ilmuwan telah menyelesaikan survei seismik pertama di dalam Taman Nasional Yellowstone menggunakan truk vibroseis untuk mengguncang tanah dan mendengarkan gema dari ruang magma besar di bawah supervolcano terkenal di Amerika. Survei ini dilakukan pada Agustus dan September 2020, biasanya di tengah malam untuk menghindari lalu lintas dan mengurangi gangguan bagi pengunjung taman.Hasil survei menunjukkan batas tajam yang menandai atap ruang magma pada kedalaman sekitar 2,4 mil di bawah kaldera timur laut Yellowstone. Lapisan atas ruang magma ini terdiri dari 14 persen cairan, sebagian besar gas superkritis, dan 86 persen kristal padat, yang memungkinkan gas keluar dengan mudah dan mencegah tekanan berbahaya.Survei ini memperkuat pemantauan selama beberapa dekade yang menggambarkan Yellowstone sebagai sistem vulkanik yang aktif namun stabil. Truk vibroseis tidak memicu letusan dan menghasilkan energi jauh lebih sedikit daripada gempa alami Yellowstone. Observatorium Vulkanik Yellowstone terus memantau aktivitas seismik, deformasi tanah, dan keluaran gas untuk tanda-tanda peningkatan lelehan atau tekanan.
Survei ini merupakan terobosan penting yang memperkuat pemahaman kita tentang sifat magma Yellowstone yang kompleks dan dinamis. Data baru ini menenangkan kekhawatiran berlebihan dan menunjukkan bahwa alam telah menyediakan mekanisme pelepasan tekanan alami yang efektif di bawah permukaan taman.