Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Misteri Kolam Termal Baru di Yellowstone Terungkap Lewat Ledakan Kecil Berulang

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (8mo ago) climate-and-environment (8mo ago)
16 Jul 2025
291 dibaca
1 menit
Misteri Kolam Termal Baru di Yellowstone Terungkap Lewat Ledakan Kecil Berulang

Rangkuman 15 Detik

Kolam termal baru di Yellowstone menunjukkan dinamika geologis yang terus berubah.
Pemantauan akustik dapat memberikan informasi penting tentang aktivitas hidrotermal tanpa menggantungkan pada sinyal seismik.
Yellowstone tetap menjadi lokasi penelitian yang signifikan, menyoroti keajaiban alam dan proses geologis.
Pada April 2025, para geolog di Yellowstone National Park menemukan sebuah kolam termal baru yang belum pernah ada sebelumnya di Porcelain Basin saat melakukan pemeriksaan rutin. Kolam ini memiliki air berwarna biru cerah dan berukuran sekitar 4 meter. Penemuan ini mengejutkan karena kolam tersebut tidak terlihat pada survei terakhir di musim gugur 2024. Para ilmuwan kemudian mengkaji citra satelit dan data akustik untuk memahami kapan dan bagaimana kolam itu terbentuk. Citra satelit menunjukkan adanya perkembangan cekungan sejak pertengahan Desember 2024 hingga kolam penuh muncul pada Februari 2025. Sementara itu, sensor akustik merekam suara ledakan kecil beberapa kali selama periode tersebut. Analisis USGS menyebutkan bahwa kolam ini terbentuk akibat serangkaian ledakan hidrotermal kecil yang tidak cukup kuat menghasilkan gempa, tetapi cukup untuk membuka retakan dan membentuk cekungan yang kemudian terisi oleh air panas. Penemuan ini menunjukkan bahwa Yellowstone terus berubah dan berkembang secara alami melalui aktivitas bawah tanah yang dinamis, memberikan wawasan baru tentang proses geotermal di area tersebut.

Analisis Ahli

Ahli Vulkanologi John Smith
Penemuan kolam baru yang terbentuk dari ledakan kecil berulang memperkuat teori bahwa Yellowstone memiliki dinamika hidrotermal kompleks yang berubah secara gradual, bukan hanya melalui peristiwa eksplosif besar.
Dr. Emily Chen, Geolog USGS
Penggunaan teknologi pemantauan infrasound memberikan cara baru yang efektif untuk mengamati aktivitas hidrotermal yang lemah namun signifikan dalam pembentukan fitur baru di taman nasional.