Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa Bank Sentral Beralih Ke Emas Dan Bitcoin Di Tengah Ketidakpastian Global

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
26 Apr 2025
1235 dibaca
1 menit
Kenapa Bank Sentral Beralih Ke Emas Dan Bitcoin Di Tengah Ketidakpastian Global

TLDR

Bank sentral semakin beralih ke aset alternatif seperti emas dan Bitcoin untuk diversifikasi.
Bitcoin berfungsi sebagai aset yang lebih baik dalam situasi ketidakpastian dibandingkan dengan saham dan obligasi.
Fragmentasi geopolitik diperkirakan akan menjadi faktor utama yang mempengaruhi pasar di masa mendatang.
Bank sentral di seluruh dunia telah mendiversifikasi aset mereka di luar dolar AS selama beberapa dekade. Mereka mulai memegang aset alternatif seperti emas dan Bitcoin sebagai bagian dari tren yang telah berlangsung lama. Jay Jacobs dari BlackRock menyatakan bahwa Bitcoin berperilaku berbeda dari aset tradisional dan berkembang ketika ada lebih banyak ketidakpastian.Dalam wawancara dengan CNBC, Jacobs menjelaskan bahwa ketidakpastian geopolitik adalah kekuatan besar yang akan menggerakkan pasar dalam beberapa dekade mendatang. Bitcoin dan emas diperkirakan akan terus meningkat nilainya jika ketidakpastian global meningkat. China, misalnya, memegang sejumlah besar U.S. Treasuries, emas, dan Bitcoin sebagai bagian dari strategi diversifikasinya.Menurut data terbaru, China memegang $784.3 miliar dalam U.S. Treasuries dan cadangan emas senilai $229.6 miliar. Selain itu, China juga memegang 194,000 BTC senilai $18 miliar. Diversifikasi ini menunjukkan bagaimana negara-negara besar mencari cara untuk melindungi aset mereka dari ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.