Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Panduan Alokasi Emas Dan Bitcoin Dalam Portofolio Investasi Ideal Menurut BlackRock

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
10 Sep 2025
1193 dibaca
2 menit
Panduan Alokasi Emas Dan Bitcoin Dalam Portofolio Investasi Ideal Menurut BlackRock

TLDR

Portofolio investasi yang ideal harus memiliki eksposur terhadap aset keras seperti emas dan Bitcoin.
Alokasi Bitcoin yang lebih dari 2% dapat meningkatkan risiko portofolio secara tidak proporsional.
Korelasi Bitcoin dengan indeks Nasdaq meningkat, menandakan bahwa Bitcoin lebih berperilaku sebagai aset berisiko daripada sebagai lindung nilai inflasi.
Rick Rieder, Kepala Investasi Global Fixed Income di BlackRock, menyarankan bahwa portofolio investasi yang ideal harus memasukkan aset keras seperti emas dan Bitcoin sebagai perlindungan terhadap kemungkinan depresiasi mata uang. Dalam wawancara bersama CNBC, ia menekankan pentingnya mencari perlindungan nilai dengan memasukkan aset yang berfungsi sebagai ballast dalam portofolio.Rieder menyampaikan bahwa alokasi sekitar 5% untuk Bitcoin dianggap terlalu tinggi. Sebaliknya, BlackRock menetapkan alokasi emas antara 3 hingga 5% dalam portofolio mereka. Menurutnya, emas saat ini lebih baik dalam berperan sebagai lindung nilai mata uang dibanding Bitcoin yang cenderung bergerak selaras dengan indeks saham Nasdaq.Pada tahun sebelumnya, BlackRock merekomendasikan kisaran investasi Bitcoin sebesar 1-2% dalam portofolio multi-aset. Perusahaan tersebut memperingatkan bahwa alokasi Bitcoin yang lebih dari 2% dapat meningkatkan risiko keseluruhan portofolio secara tidak proporsional. Hal ini berbeda dengan pandangan Ray Dalio, yang menyarankan alokasi hingga 15% untuk emas atau Bitcoin.Bitcoin memang sering dipromosikan sebagai hedging terhadap inflasi, namun kinerjanya tahun ini menunjukkan sifat sebagai aset berisiko tinggi yang rentan terhadap gejolak ekonomi makro. Misalnya, harga Bitcoin turun signifikan setelah pengumuman tarif oleh Presiden Donald Trump pada saat 'Libration Day'. Sebuah laporan Franklin Templeton mengonfirmasi adanya peningkatan korelasi Bitcoin dengan Nasdaq dalam tiga tahun terakhir, sementara korelasi dengan emas tidak signifikan.Secara keseluruhan, pandangan para ahli investasi menyarankan agar investor mempertimbangkan dengan hati-hati proporsi Bitcoin dalam portofolionya dan lebih mengedepankan peran emas sebagai aset keras utama untuk mempertahankan kestabilan nilai investasi dalam kondisi pasar yang fluktuatif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.