Perplexity Ingin Jadi Raksasa Seperti Google dengan Browser Sendiri
Teknologi
Kecerdasan Buatan
25 Apr 2025
198 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perplexity berencana untuk meluncurkan browser baru untuk mengumpulkan data pengguna dan meningkatkan iklan.
CEO Perplexity, Aravind Srinivas, percaya bahwa pengguna akan menerima pelacakan data jika iklan yang ditampilkan lebih relevan.
Perplexity berusaha untuk bersaing dengan Google dan perusahaan besar lainnya dalam industri teknologi dan periklanan.
Perplexity berencana untuk bersaing dengan Google dengan membangun browser mereka sendiri yang disebut Comet. CEO Aravind Srinivas menyatakan bahwa tujuan utama dari browser ini adalah untuk mengumpulkan data pengguna di luar aplikasi mereka, sehingga dapat menjual iklan premium yang lebih relevan.
Browser Comet dijadwalkan untuk diluncurkan pada bulan Mei, meskipun mengalami beberapa kendala. Perplexity juga telah menandatangani kemitraan dengan Motorola untuk pre-install aplikasi mereka di seri Razr dan sedang dalam pembicaraan dengan Samsung.
Google saat ini sedang menghadapi gugatan dari Departemen Kehakiman AS terkait dugaan praktik monopoli. Jika Google dipaksa untuk menjual bisnis browser Chrome, baik OpenAI maupun Perplexity menyatakan minat untuk membelinya.
Analisis Ahli
Shoshana Zuboff
Pendekatan agresif pengumpulan data oleh perusahaan seperti Perplexity memperkuat apa yang saya sebut sebagai 'kapitalisme pengawasan,' yang berpotensi merusak privasi dan kebebasan individu.Tim Cook
Meski teknologi baru menjanjikan kemudahan, perusahaan harus menghormati privasi pengguna dan menyediakan opsi perlindungan data yang kuat.

