Perplexity Tawarkan Rp 576.15 triliun ($34,5 Miliar) Untuk Beli Chrome dari Google, Langkah Besar AI
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
13 Agt 2025
166 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perplexity mengajukan tawaran yang signifikan untuk membeli Chrome, menunjukkan ambisi mereka dalam industri pencarian.
Komitmen untuk menjaga Chromium sebagai proyek open source dapat menarik perhatian komunitas pengembang.
Kasus hukum yang melibatkan Google menunjukkan tantangan yang dihadapi raksasa teknologi dalam mempertahankan posisi pasar mereka.
Perplexity, sebuah perusahaan mesin pencari berbasis AI, telah mengajukan tawaran Rp 576.15 triliun ($34,5 miliar) untuk membeli browser Google Chrome secara tunai. Tawaran ini datang sebagai respons terhadap keputusan pengadilan AS yang memerintahkan Google agar menjual Chrome karena dianggap menjalankan monopoli ilegal dalam bisnis pencarian online.
Dalam tawaran tersebut, Perplexity menjanjikan untuk mempertahankan mesin pencari default Google di Chrome, sehingga pengguna tidak akan mengalami perubahan mendadak. Mereka juga berkomitmen untuk terus mengembangkan Chromium, yang merupakan basis open source browser Chrome, dengan investasi tambahan sebesar Rp 50.10 triliun ($3 miliar) .
Google sendiri belum memberikan komentar terkait tawaran ini, meskipun mereka berencana melawan keputusan pengadilan tersebut. Sementara itu, Perplexity juga aktif mengembangkan produk baru, termasuk peluncuran browser mereka sendiri, Comet, sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisi mereka di pasar AI dan pencarian.
Selain menghadapi kasus hukum tentang Chrome, Google juga sedang berjuang dalam kasus federal lainnya yang berkaitan dengan monopoli di adtech. DOJ mengusulkan agar Google melepaskan dua produk adtech atau memecah bisnis iklan digital mereka sebagai bagian dari upaya untuk membatasi dominasi pasar Google.
Tawaran Perplexity ini menarik banyak perhatian karena nilainya jauh lebih besar daripada dana yang mereka kumpulkan sejauh ini. Jika berhasil, ini akan menjadi salah satu akuisisi terbesar di industri teknologi yang dapat mengubah wajah persaingan browser dan mesin pencari di masa depan.
Analisis Ahli
Mary Meeker
Langkah agresif Perplexity mencerminkan pergeseran strategis dalam industri teknologi, di mana perusahaan kecil berani menantang dominasi raksasa dengan memanfaatkan momentum regulasi.Andrew Ng
Mempertahankan Chromium sebagai open source sangat penting untuk ekosistem, dan investasi $3 miliar dapat mempercepat inovasi serta kolaborasi dalam pengembangan browser dan AI.

