Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Naik karena Sanksi AS ke Iran dan Harapan Kesepakatan Dagang

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
23 Apr 2025
158 dibaca
1 menit
Harga Minyak Naik karena Sanksi AS ke Iran dan Harapan Kesepakatan Dagang

AI summary

Harga minyak meningkat karena sanksi baru AS terhadap Iran dan penurunan stok minyak.
Donald Trump menunjukkan sikap lebih lunak terhadap Federal Reserve dan negosiasi perdagangan dengan Cina.
Data dari API menunjukkan penurunan signifikan dalam stok minyak mentah AS, yang mempengaruhi pasar minyak global.
Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Rabu, melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh sanksi baru AS terhadap Iran, penurunan stok minyak mentah AS, dan nada yang lebih lembut dari Presiden Donald Trump terhadap Federal Reserve.AS mengeluarkan sanksi baru yang menargetkan jaringan pengiriman LPG dan minyak mentah Iran yang dipimpin oleh Seyed Asadoollah Emamjomeh. Jaringan ini bertanggung jawab atas pengiriman LPG dan minyak mentah Iran senilai ratusan juta dolar ke pasar luar negeri.Stok minyak mentah AS turun sekitar 4,6 juta barel minggu lalu menurut data American Petroleum Institute. Trump juga mendukung kemungkinan penurunan tarif impor China, yang memberikan harapan positif bagi pasar.

Experts Analysis

Priyanka Sachdeva
Sanksi AS terhadap Iran menyebabkan kekhawatiran pasar karena bisa menurunkan pasokan minyak global, meskipun harapan kesepakatan dagang AS-China menjadi penyeimbang positif bagi harga minyak.
Editorial Note
Sanksi baru AS terhadap Iran merupakan tamparan besar bagi pasar energi global yang sudah rentan akibat ketidakpastian geopolitik. Namun, jika negosiasi dagang AS-China berjalan lancar, dampak negatif terhadap ekonomi global bisa diminimalisir, sehingga harga minyak tetap stabil bahkan berpotensi meningkat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.