BP Hadapi Risiko Hentikan Pembelian Saham Jika Harga Minyak Turun
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
23 Apr 2025
6 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
BP mungkin harus mengurangi atau menghentikan program buyback jika harga minyak tetap rendah.
Perbandingan dengan Shell menunjukkan bahwa BP memiliki posisi keuangan yang lebih lemah.
Analisis dari berbagai lembaga keuangan menunjukkan risiko signifikan bagi saham BP jika buyback dipotong.
BP mungkin harus mengurangi atau menghentikan program pembelian kembali sahamnya selama tahun depan kecuali harga minyak pulih. Hal ini akan meningkatkan tekanan pada saham BP yang sudah berkinerja buruk dibandingkan dengan pesaingnya. Beberapa analis memperkirakan bahwa BP tidak akan dapat mempertahankan program pembelian kembali sahamnya jika harga minyak tetap lemah.
Pada pembaruan strategi Februari, BP mengurangi panduan pembelian kembali saham kuartal pertama menjadi Rp 1.25 juta ($0,75) -Rp 16.70 triliun ($1,0 miliar) . Ini dibandingkan dengan program pembelian kembali saham sebesar Rp 58.45 triliun ($3,5 miliar) untuk kuartal pertama saja di Shell. Harga minyak Brent internasional saat ini diperdagangkan di atas Rp 1.09 juta ($65) per barel, tetapi berada di bawah tekanan dari peningkatan output dari kelompok produsen OPEC+ dan risiko ekonomi dari tarif AS.
Analis UBS Joshua Stone memperkirakan pembelian kembali saham BP akan turun menjadi Rp 8.35 triliun ($500 juta) per kuartal setelah kuartal pertama. RBC dan Bank of America juga memperkirakan BP akan menghentikan semua pembelian kembali saham tahun depan jika harga minyak turun menjadi Rp 1.00 juta ($60) per barel. BP berencana mendistribusikan 30-40% dari arus kas operasional melalui dividen dan pembelian kembali saham.
Analisis Ahli
Joshua Stone
BP's shares could fall significantly if buybacks are reduced, indicating market sensitivity to buyback programs as a key performance indicator.Biraj Borkhataria
BP's higher leverage compared to peers raises doubts about sustainability of its current buyback levels amid price volatility.Bank of America
Lower oil prices will force BP to cut or suspend buybacks, reflecting the company's cautious positioning given current market risks.