Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BP Hadapi Risiko Hentikan Pembelian Saham Jika Harga Minyak Turun

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
23 Apr 2025
182 dibaca
1 menit
BP Hadapi Risiko Hentikan Pembelian Saham Jika Harga Minyak Turun

AI summary

BP mungkin harus mengurangi atau menghentikan program buyback jika harga minyak tetap rendah.
Perbandingan dengan Shell menunjukkan bahwa BP memiliki posisi keuangan yang lebih lemah.
Analisis dari berbagai lembaga keuangan menunjukkan risiko signifikan bagi saham BP jika buyback dipotong.
BP mungkin harus mengurangi atau menghentikan program pembelian kembali sahamnya selama tahun depan kecuali harga minyak pulih. Hal ini akan meningkatkan tekanan pada saham BP yang sudah berkinerja buruk dibandingkan dengan pesaingnya. Beberapa analis memperkirakan bahwa BP tidak akan dapat mempertahankan program pembelian kembali sahamnya jika harga minyak tetap lemah.Pada pembaruan strategi Februari, BP mengurangi panduan pembelian kembali saham kuartal pertama menjadi $0,75-$1,0 miliar. Ini dibandingkan dengan program pembelian kembali saham sebesar $3,5 miliar untuk kuartal pertama saja di Shell. Harga minyak Brent internasional saat ini diperdagangkan di atas $65 per barel, tetapi berada di bawah tekanan dari peningkatan output dari kelompok produsen OPEC+ dan risiko ekonomi dari tarif AS.Analis UBS Joshua Stone memperkirakan pembelian kembali saham BP akan turun menjadi $500 juta per kuartal setelah kuartal pertama. RBC dan Bank of America juga memperkirakan BP akan menghentikan semua pembelian kembali saham tahun depan jika harga minyak turun menjadi $60 per barel. BP berencana mendistribusikan 30-40% dari arus kas operasional melalui dividen dan pembelian kembali saham.

Experts Analysis

Joshua Stone
BP's shares could fall significantly if buybacks are reduced, indicating market sensitivity to buyback programs as a key performance indicator.
Biraj Borkhataria
BP's higher leverage compared to peers raises doubts about sustainability of its current buyback levels amid price volatility.
Bank of America
Lower oil prices will force BP to cut or suspend buybacks, reflecting the company's cautious positioning given current market risks.
Editorial Note
BP menghadapi dilema serius karena ketergantungannya pada harga minyak yang fluktuatif membuat strategi pembelian sahamnya rawan gagal, terutama jika harga minyak turun terus. Tanpa kestabilan harga minyak, upaya BP untuk memikat investor melalui pembelian saham dan dividen mungkin tidak cukup untuk mengatasi kekhawatiran soal leverage dan pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.