Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Strategi Saham Perusahaan Minyak Besar di Tengah Turunnya Harga Minyak Global

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
03 Mei 2025
158 dibaca
1 menit
Strategi Saham Perusahaan Minyak Besar di Tengah Turunnya Harga Minyak Global

AI summary

Perusahaan minyak besar menunjukkan perbedaan dalam kemampuan untuk bertahan di tengah penurunan harga minyak.
Exxon Mobil berhasil meningkatkan produksi dan mempertahankan buyback saham, sementara BP mengalami penurunan laba yang signifikan.
Shell terus menunjukkan kinerja yang kuat dengan hasil yang lebih baik dibandingkan BP, yang sedang dalam proses perubahan strategi.
Pendapatan kuartal pertama perusahaan minyak besar menunjukkan perbedaan yang jelas dalam bagaimana mereka diposisikan untuk menghadapi penurunan harga minyak. Exxon Mobil dan Shell mempertahankan laju pembelian kembali saham, sementara Chevron dan BP mengurangi pembelian kembali saham pada kuartal kedua. Exxon diuntungkan oleh produksi yang melimpah dari ladang minyak Guyana dan berusaha mengurangi biaya operasional.Chevron mengumumkan akan memberhentikan hingga 20% stafnya untuk menyederhanakan bisnis dan mengurangi biaya. Chevron juga berusaha membeli saham salah satu mitra minoritas Exxon di proyek Guyana, Hess, namun Exxon mengklaim memiliki hak penolakan pertama atas saham Hess. Shell berencana membeli kembali saham senilai $3,5 miliar selama tiga bulan ke depan, sementara BP mengalami penurunan laba sebesar 48% dan mengurangi program pembelian kembali saham.BP meningkatkan perkiraan penjualan aset tahun ini menjadi antara $3 miliar dan $4 miliar. Analis memperkirakan BP bisa melewatkan ekspektasi konsensus untuk pendapatan kuartal kedua sebesar 20%. Shell mempertahankan anggaran investasinya antara $20 miliar dan $22 miliar untuk tahun ini, sementara BP mengurangi pengeluaran sebesar $500 juta menjadi anggaran $14,5 miliar.

Experts Analysis

Kim Fustier
Exxon adalah satu-satunya perusahaan minyak besar yang tidak meningkatkan utang bersih selama kuartal pertama, menunjukkan kestabilan dan manajemen keuangan yang baik.
Jake Behan
Produksi minyak dengan biaya rendah memberikan Exxon ruang untuk mempertahankan buyback, sementara Chevron harus memperketat pengeluaran karena harga minyak yang melemah.
Biraj Borkhataria
Penurunan profit dan masalah eksekusi membuat prospek BP lebih berhati-hati dibanding pesaingnya, kemungkinan menghadapi tekanan untuk melakukan perbaikan atau menjadi calon akuisisi.
Editorial Note
Perusahaan minyak dengan basis produksi yang kuat dan biaya operasional rendah seperti Exxon memiliki keunggulan kompetitif yang nyata di tengah harga minyak yang volatile. Sementara itu, perusahaan yang melakukan pivot strategis seperti BP menghadapi risiko tinggi, dan gagal beradaptasi dengan perubahan pasar bisa berakibat fatal bagi posisi mereka.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.