Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

IMF: AI Mampu Dongkrak Ekonomi, Tapi Tingkatkan Emisi Karbon

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (11mo ago) artificial-intelligence (11mo ago)
22 Apr 2025
251 dibaca
1 menit
IMF: AI Mampu Dongkrak Ekonomi, Tapi Tingkatkan Emisi Karbon

Rangkuman 15 Detik

Kecerdasan buatan dapat memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Peningkatan konsumsi energi akibat kecerdasan buatan dapat memperburuk emisi karbon jika tidak dikelola dengan baik.
Peran aktif pemerintah dan perusahaan sangat penting untuk memastikan penggunaan kecerdasan buatan yang berkelanjutan dan adil.
Keuntungan ekonomi dari kecerdasan buatan (AI) diperkirakan akan meningkatkan output global sekitar 0,5% per tahun antara 2025 dan 2030, menurut laporan IMF. Meskipun ada biaya emisi karbon yang meningkat dari pusat data yang diperlukan untuk menjalankan model AI, keuntungan ekonomi ini dianggap lebih besar. Laporan IMF mencatat bahwa permintaan listrik global yang didorong oleh AI bisa lebih dari tiga kali lipat menjadi sekitar 1.500 terawatt-jam (TWh) pada tahun 2030. Peningkatan jejak karbon akan tergantung pada apakah perusahaan teknologi dapat memenuhi janji untuk mengurangi emisi dari pusat data. Para analis independen mengatakan bahwa dampak ekonomi dan lingkungan dari AI akan sangat bergantung pada bagaimana AI digunakan. Pemerintah, perusahaan teknologi, dan perusahaan energi harus berperan aktif dalam memastikan AI digunakan secara sengaja, adil, dan berkelanjutan untuk meminimalkan dampak negatifnya.

Analisis Ahli

Roberta Pierfederici
Pasar tidak cukup untuk mengarahkan AI ke tindakan iklim, sehingga pemerintah, perusahaan teknologi, dan energi harus aktif dalam R&D dan kebijakan yang adil dan berkelanjutan.