Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Aturan Ekspor Baru Trump Membuat Bisnis Nvidia di China Tertekan

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (11mo ago) investment-and-capital-markets (11mo ago)
17 Apr 2025
91 dibaca
1 menit
Aturan Ekspor Baru Trump Membuat Bisnis Nvidia di China Tertekan

Rangkuman 15 Detik

Nvidia menghadapi tantangan baru terkait izin ekspor yang dapat mempengaruhi pendapatannya.
Analisis pasar menunjukkan bahwa hubungan baik dengan pemerintah dapat membantu Nvidia.
Regulasi baru dapat berdampak lebih luas pada industri teknologi, termasuk negara-negara lain.
Nvidia menghadapi aturan lisensi ekspor baru dari pemerintahan Trump yang mengharuskan perusahaan mendapatkan lisensi untuk semua chip yang dipercepat yang dikirim ke China dan beberapa negara lain. Keputusan ini mengejutkan banyak pemangku kepentingan perusahaan dan menyebabkan saham Nvidia turun lebih dari 7% dari Selasa hingga penutupan pasar Rabu. Nvidia memperkirakan akan mengambil biaya hingga Rp 91.85 triliun ($5,5 miliar) dalam inventaris, komitmen pembelian, dan cadangan pada kuartal pertama. Meskipun penjualan ke China diperkirakan akan menurun, beberapa analis percaya bahwa permintaan kuat untuk chip H200 dapat membantu mengimbangi pendapatan yang hilang dari China. Analis dari berbagai perusahaan seperti UBS, Morgan Stanley, dan BNP Paribas memberikan pandangan mereka tentang dampak aturan baru ini. Sementara beberapa melihat ini sebagai larangan efektif, yang lain percaya bahwa proses perizinan akan memakan waktu lama. Selain itu, aturan difusi AI dari pemerintahan Biden yang akan berlaku bulan depan dapat memiliki dampak yang lebih besar pada Nvidia.

Analisis Ahli

Bernstein
Menggambarkan langkah pemerintah sebagai gangguan besar yang mendadak dan menggambarkan situasi sebagai 'The Trump rug' yang terus berpengaruh.
UBS
Menyatakan bahwa lisensi baru tersebut pada dasarnya hampir menyerupai larangan pengiriman chip ke China.
Morgan Stanley
Menilai meskipun bukan larangan, persyaratan lisensi dan penurunan optimisme Nvidia cukup jelas dari penghapusan persediaan besar-besaran.