Pembatasan Ekspor Chip Trump Membebani Laporan Keuangan Nvidia di Tahun 2026
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Mei 2025
242 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Nvidia mengalami kerugian besar akibat pelarangan ekspor chip ke China.
Kebijakan Trump masih mempengaruhi perusahaan teknologi meskipun Biden membatalkan beberapa aturan.
Nvidia menilai dampak pelarangan ini dapat mencapai $8 miliar pada Q2.
Nvidia baru saja melaporkan pendapatan kuartal pertama tahun fiskal 2026 dan mengungkap bagaimana pembatasan ekspor chip AI dari pemerintahan Trump memengaruhi bisnisnya. Kebijakan ini membatasi kemampuan Nvidia menjual chip AI terbarunya, H20, ke perusahaan di China. Dampak langsungnya adalah kerugian besar dan hilangnya pendapatan yang cukup signifikan.
Dalam laporan tersebut, Nvidia menyebutkan bahwa mereka mencatat kerugian sebesar Rp 75.15 triliun ($4,5 miliar) terkait dengan kewajiban lisensi yang membatasi penjualan chip H20 ke China. Selain itu, perusahaan juga kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp 41.75 triliun ($2,5 miliar) dari chip tersebut yang tidak dapat dikirim pada kuartal ini akibat pembatasan tersebut.
Awalnya, Nvidia memperkirakan kerugian mencapai Rp 91.85 triliun ($5,5 miliar) di kuartal pertama akibat aturan ini. Kondisi tersebut diperparah dengan prediksi kerugian pendapatan tambahan sebesar Rp 133.60 triliun ($8 miliar) di kuartal kedua tahun fiskal, meskipun pendapatan tetap diperkirakan mencapai sekitar Rp 751.50 triliun ($45 miliar) .
Meskipun pemerintahan Biden pernah mengajukan aturan ekspor chip AI yang lebih ketat lewat Artificial Intelligence Diffusion Rule, aturan tersebut akhirnya dibatalkan. CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan dukungannya terhadap pembatalan itu namun tetap menegaskan bahwa pembatasan dari pemerintahan Trump terus membawa tantangan berat.
Secara keseluruhan, pembatasan ekspor chip oleh pemerintah AS merupakan bagian dari upaya untuk menahan perkembangan pasar AI di China, namun hal ini membawa konsekuensi negatif terhadap pendapatan dan operasi Nvidia yang sangat bergantung pada pasar internasional.

