Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pemerintahan Trump Batalkan Aturan Ekspor Chip AI Biden dan Dampaknya Pada Nvidia

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (10mo ago) investment-and-capital-markets (10mo ago)
08 Mei 2025
285 dibaca
1 menit
Pemerintahan Trump Batalkan Aturan Ekspor Chip AI Biden dan Dampaknya Pada Nvidia

Rangkuman 15 Detik

Pemerintahan Trump berencana mencabut peraturan ekspor chip AI yang diterapkan oleh Biden.
Nvidia dan AMD berharap perubahan peraturan akan meningkatkan peluang mereka di pasar global.
Ada kekhawatiran bahwa kebijakan baru Trump dapat membawa tarif semikonduktor yang lebih tinggi.
Pemerintahan Trump berencana mencabut aturan ekspor chip AI yang diberlakukan oleh pemerintahan Biden, yang dikenal dengan nama AI diffusion rule. Aturan ini bertujuan membatasi jumlah chip AI yang bisa diekspor ke negara mitra dagang untuk mencegah penyelundupan chip ke China. Aturan Biden dianggap terlalu rumit dan birokratis oleh pemerintah Trump, sehingga mereka ingin menggantinya dengan aturan yang lebih sederhana agar inovasi dan dominasi AI Amerika bisa tumbuh lebih baik. Hal ini disambut positif oleh perusahaan chip seperti Nvidia dan AMD, yang sahamnya naik setelah berita ini. Meski begitu, rencana pencabutan tidak serta-merta memberikan keuntungan besar kepada perusahaan chip. Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan sistem lisensi baru berbasis kerja sama antar pemerintah yang bisa saja lebih ketat dibanding aturan sebelumnya. Selain itu, ada juga rencana pemerintah untuk mengenakan tarif semikonduktor hingga 25% mulai Juli yang berpotensi menjadi tantangan baru bagi perusahaan chip yang memasok komponen untuk produk jadi seperti server dan smartphone. Berita ini menjadi sorotan penting karena kebijakan perdagangan dan regulasi seperti ini sangat memengaruhi performa saham dan strategi perusahaan teknologi besar di industri semikonduktor yang sedang kompetitif dalam teknologi AI.

Analisis Ahli

Atif Malik
Kemungkinan rezim lisensi global untuk chip AI akan lebih ketat daripada aturan Biden karena chip AI akan menjadi titik utama negosiasi tarif dan regulasi.