Kominfo Dorong Masyarakat Beralih ke eSIM untuk Perkuat Keamanan Digital
Teknologi
Keamanan Siber
16 Apr 2025
16 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Transisi ke eSIM dapat meningkatkan keamanan digital di Indonesia.
Migrasi ke eSIM bukan satu-satunya solusi untuk masalah keamanan, ada langkah lain yang juga akan diambil.
Pemerintah berupaya menekan kejahatan siber melalui implementasi eSIM yang lebih luas.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong masyarakat untuk segera beralih dari kartu SIM fisik ke eSIM. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan digital nasional seiring dengan kemajuan teknologi telekomunikasi.
Adis Alifiawan, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Komdigi, menjelaskan bahwa transisi ke eSIM merupakan langkah strategis yang sejalan dengan tujuan utama penerapannya, yakni peningkatan keamanan. Namun, ia menekankan bahwa migrasi ke eSIM bukanlah satu-satunya solusi yang sedang disiapkan pemerintah.
Pemerintah berharap agar dengan implementasi eSIM secara lebih luas, potensi penyalahgunaan identitas dan praktik kejahatan siber berbasis seluler bisa ditekan. Selain itu, penguatan sistem registrasi berbasis NIK juga menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan keamanan digital nasional.
Analisis Ahli
Pakar Keamanan Siber A
Migrasi ke eSIM merupakan langkah maju yang akan menutup banyak celah keamanan di sektor telekomunikasi, terutama dalam hal verifikasi identitas pengguna.Ahli Telekomunikasi B
Implementasi eSIM harus dibarengi dengan edukasi intensif kepada masyarakat agar tidak terjadi resistensi sosial dan masalah teknis dalam pengoperasiannya.

