Pemerintah Dorong Masyarakat Migrasi ke eSIM Demi Keamanan Data Pribadi
Teknologi
Gadgets dan Wearable
21 Apr 2025
116 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemerintah mendorong penggunaan eSIM untuk meningkatkan keamanan data pribadi.
Regulasi tentang eSIM telah diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.
Belum semua ponsel mendukung eSIM, sehingga penting untuk memeriksa kompatibilitas perangkat.
Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk beralih ke eSIM guna meningkatkan keamanan data pribadi dan memperkuat ekosistem Internet of Things (IoT). Kementerian Komunikasi dan Digital telah menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Teknologi eSIM dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menyatakan bahwa migrasi eSIM ini belum bersifat wajib, namun sangat dianjurkan bagi masyarakat yang perangkatnya sudah mendukung eSIM.
eSIM dianggap dapat mendukung efisiensi operasional industri telekomunikasi dan memberikan perlindungan terhadap penyalahgunaan identitas. Namun, belum semua ponsel mendukung teknologi ini, meskipun mayoritas HP yang dirilis dalam 1-2 tahun terakhir sudah dilengkapi fitur eSIM. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk mengecek apakah ponsel mereka sudah mendukung eSIM.
Cara mengecek dukungan eSIM pada ponsel juga disediakan dalam artikel ini, baik untuk pengguna iPhone maupun Android. Dengan adanya migrasi ke eSIM, diharapkan keamanan data pribadi masyarakat dapat lebih terjaga dan industri telekomunikasi dapat beroperasi lebih efisien.
Analisis Ahli
Meutya Hafid
Migrasi ke eSIM sangat diperlukan untuk menjaga keamanan data pribadi dan mencegah penyalahgunaan identitas.

