JFTC Perintahkan Google Hentikan Praktik Prioritas Search dan Chrome di Android
Bisnis
Ekonomi Makro
15 Apr 2025
26 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
JFTC telah mengeluarkan perintah untuk menghentikan praktik preferensi Google di Jepang.
Google harus melonggarkan perjanjian terkait pendapatan iklan dan melaporkan kepatuhan selama lima tahun.
Isu antitrust Google juga sedang diproses di AS, yang dapat mengakibatkan pemecahan perusahaan.
Komisi Perdagangan Adil Jepang (JFTC) telah memerintahkan Google untuk menghentikan kesepakatan yang memberikan preferensi pada Google Search dan Chrome di perangkat Android. Ini adalah pertama kalinya regulator mengeluarkan perintah penghentian dan penghentian kepada perusahaan teknologi besar. JFTC menemukan bahwa Google telah meminta setidaknya enam pembuat ponsel Android untuk kesepakatan semacam itu sejak Juli 2020.
Kesepakatan tersebut termasuk Google berbagi pendapatan dengan lima mitra bisnis dengan syarat Chrome dan Google Search ditempatkan di layar awal dan layanan serupa dari perusahaan lain tidak dipasang sama sekali. Sebagai bagian dari hukumannya, Google harus melonggarkan bagian dari kesepakatan terkait distribusi pendapatan iklan sehingga pembuat ponsel memiliki lebih banyak pilihan. Google juga harus mendapatkan pihak ketiga independen untuk melaporkan kepatuhannya terhadap perintah JFTC selama lima tahun.
Google menyatakan kekecewaannya terhadap temuan komisi tersebut, karena percaya bahwa kesepakatannya dengan mitra Jepang membantu mempromosikan persaingan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berinvestasi dalam inovasi produk, yang mengarah pada lebih banyak pilihan bagi konsumen. Jepang mengesahkan undang-undang tahun lalu yang mirip dengan Digital Markets Act Uni Eropa, termasuk mencegah langkah-langkah preferensi diri seperti yang sekarang diperintahkan untuk dihentikan oleh Google.
Analisis Ahli
Margrethe Vestager
Pengawasan anti-monopoli adalah langkah krusial untuk memastikan pasar digital tetap kompetitif dan tidak didominasi oleh satu perusahaan terbesar.Tim Wu
Perintah JFTC mencerminkan kekhawatiran global tentang perilaku self-preferencing yang dapat menutup peluang inovasi dan keterbukaan di industri teknologi.

