Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pertarungan Antitrust Meta: Apakah Instagram dan WhatsApp Akan Dijual?

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (11mo ago) macro-economics (11mo ago)
14 Apr 2025
40 dibaca
2 menit
Pertarungan Antitrust Meta: Apakah Instagram dan WhatsApp Akan Dijual?

Rangkuman 15 Detik

Meta Platforms menghadapi gugatan antitrust yang dapat memaksa pemisahan Instagram.
FTC mengklaim bahwa Meta menggunakan akuisisi untuk menghilangkan pesaing.
Keputusan pengadilan dapat mempengaruhi masa depan perusahaan teknologi besar lainnya di AS.
Meta Platforms (META) sedang bersiap untuk menghadapi pertempuran antitrust di pengadilan dengan pemerintah AS yang dapat memaksa Mark Zuckerberg untuk memecah kerajaannya senilai Rp 21.71 quadriliun ($1,3 triliun) dan menjual Instagram. Kasus ini berpusat pada klaim Federal Trade Commission (FTC) bahwa Facebook menggunakan kekuatan monopoli untuk membeli perusahaan media sosial pesaing daripada bersaing dengan mereka. Facebook mengakuisisi Instagram pada tahun 2012 seharga Rp 16.70 triliun ($1 miliar) dan WhatsApp pada tahun 2014 seharga Rp 317.30 triliun ($19 miliar) . FTC mengklaim bahwa Facebook membeli Instagram karena kurangnya bakat bisnis untuk mempertahankan dominasinya melalui inovasi. Selain itu, Facebook juga membeli dan menutup aplikasi pesaing untuk mencegah persaingan, seperti aplikasi pembuatan video musik Eyegroove yang dibeli dan ditutup pada tahun 2016. Pembelian pesaing ini memperluas kemampuan Facebook untuk mengawasi pengguna di seluruh internet dan menguasai pasar iklan online. Jika hakim setuju dengan FTC, Meta mungkin harus melepaskan Instagram dan WhatsApp. Instagram menghasilkan Rp 534.40 triliun ($32 miliar) dalam pendapatan iklan di AS untuk Meta pada tahun 2024, sementara WhatsApp menghasilkan Rp 28.39 triliun ($1,7 miliar) dalam layanan pesan bisnis. Paul Swanson, seorang ahli antitrust, mengatakan bahwa FTC telah meyakinkan hakim bahwa ada pertanyaan fakta di sini, namun mungkin sulit untuk lebih meyakinkan hakim bahwa platform sosial seperti LinkedIn tidak termasuk dalam pasar yang sama.

Analisis Ahli

Paul Swanson
Hakim Boasberg menunjukkan ketertarikan terhadap teori FTC tapi tetap skeptis terhadap pengertian pasar yang terlalu sempit dan kesimpulan atas kekuatan monopoli Meta.