Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Trump Ubah Tarif Impor Produk Elektronik China, Pasar Saham AS Bergejolak

Finansial
Kebijakan Fiskal
fiscal-policy (11mo ago) fiscal-policy (11mo ago)
14 Apr 2025
42 dibaca
1 menit
Trump Ubah Tarif Impor Produk Elektronik China, Pasar Saham AS Bergejolak

Rangkuman 15 Detik

Donald Trump mengubah kebijakan tarif pajak impor untuk produk elektronik asal China.
Investor menyambut baik pengecualian tarif resiprokal untuk produk elektronik.
Kebijakan tarif dapat mempengaruhi hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengubah kebijakan tarif impor untuk produk elektronik asal China. Produk seperti laptop dan iPhone tetap dikenai tarif impor yang diatur terpisah dari tarif resiprokal AS untuk China. Trump menyatakan bahwa produk elektronik seperti smartphone dan tablet hanya dipindahkan ke kelompok tarif yang berbeda. Gedung Putih baru saja mengumumkan pengecualian tarif resiprokal bagi produk elektronik pada Jumat pekan lalu. Pengumuman tersebut disambut baik oleh investor pemegang saham Apple dan Dell, yang mengandalkan industri manufaktur China untuk memproduksi produk mereka. Namun, kebijakan Trump yang sering berubah-ubah memicu pergerakan liat di bursa saham Amerika Serikat. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengklaim Trump akan merilis tarif khusus untuk smartphone, komputer, dan produk elektronik lain bersamaan dengan tarif impor baru untuk semikonduktor dan obat-obatan. Produk-produk tersebut tidak akan dikenai tarif 'balas dendam' untuk produk China yang besaran terakhirnya adalah 145 persen. Beijing sendiri telah mengenakan tarif balasan sebesar 125 persen untuk produk asal Amerika Serikat yang diimpor ke China.

Analisis Ahli

economist
Kebijakan tarif yang tidak konsisten cenderung mengganggu stabilitas pasar, terutama bagi perusahaan yang bergantung pada rantai pasokan global seperti Apple dan Dell.
trade analyst
Pengalihan tarif ke kelompok berbeda menunjukkan strategi AS untuk menjaga tekanan terhadap China tanpa menghilangkan sepenuhnya dampak proteksionis.