Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penundaan Tarif Trump Dorong Saham Apple Melonjak dan Redam Kekhawatiran Harga

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (11mo ago) investment-and-capital-markets (11mo ago)
10 Apr 2025
196 dibaca
1 menit
Penundaan Tarif Trump Dorong Saham Apple Melonjak dan Redam Kekhawatiran Harga

Rangkuman 15 Detik

Penundaan tarif oleh Trump memberikan dampak positif bagi saham Apple.
Apple berusaha untuk mendiversifikasi lini produksinya di luar China.
Perang dagang antara AS dan China tetap menjadi tantangan bagi perusahaan teknologi seperti Apple.
Presiden AS Donald Trump menunda penetapan tarif 'balas dendam' hingga 90 hari ke depan di banyak negara, kecuali China. Hal ini mendorong kenaikan saham raksasa teknologi AS, termasuk Apple yang meroket 15% pada Rabu waktu setempat. Penundaan tarif ini membawa angin segar bagi Apple dan menurunkan kekhawatiran masyarakat terkait harga produk-produk Apple yang bakal melambung tinggi. Kenaikan saham Apple hingga 15% menambah kapitalisasi pasar perusahaan senilai Rp 6.68 quadriliun (US$400 miliar) . Apple kembali menduduki posisi pertama sebagai perusahaan paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar Rp 49.88 quadriliun (US$2.987 triliun) , sementara Microsoft bergeser ke posisi kedua. Peningkatan saham 15% dalam sehari merupakan rekor baru sebagai hari perdagangan terbaik Apple sejak Januari 1998. Meskipun penundaan tarif ini memberikan dampak positif jangka pendek, perang dagang China dan AS yang makin sengit bisa tetap berdampak buruk bagi Apple dalam jangka panjang. Apple sudah mulai gencar melakukan diversifikasi lini produksi di luar China, seperti di Vietnam dan India, yang tarifnya juga diturunkan oleh Trump. Namun, kebijakan tarif resiprokal Trump tetap menjadi tantangan bagi Apple dan perusahaan teknologi lainnya.

Analisis Ahli

Ekonom Perdagangan Internasional
Penundaan tarif adalah strategi taktis untuk meredakan ketegangan dan memberi waktu negosiasi, namun tarif tinggi tetap akan memperlambat pertumbuhan sektor teknologi karena biaya produksi yang meningkat.
Analis Pasar Saham
Kenaikan saham Apple yang signifikan menunjukkan optimisme investor jangka pendek, namun volatilitas tetap tinggi karena ketidakpastian politik dan perdagangan.