Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Antisipasi Tarif AS dengan Kirim iPhone dari India dan China

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
10 Apr 2025
68 dibaca
1 menit
Apple Antisipasi Tarif AS dengan Kirim iPhone dari India dan China

AI summary

Apple mengambil langkah proaktif untuk menghindari dampak tarif baru dengan menerbangkan produk dari India dan China.
Kenaikan harga iPhone diperkirakan akan mempengaruhi pasar global, bukan hanya pasar AS.
Kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan oleh Donald Trump dapat berdampak signifikan pada harga produk teknologi.
Apple terdampak oleh kebijakan tarif timbal balik dari Presiden AS Donald Trump, yang menyebabkan potensi kenaikan harga produk Apple di pasar AS dan global. Untuk mengantisipasi hal ini, Apple menerbangkan 5 pesawat penuh dengan iPhone dan produk Apple lainnya dari India dan China ke AS.Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan harga produk sementara sebelum tarif baru diberlakukan. Kenaikan harga tidak hanya berdampak pada pasar AS, namun juga pada seluruh kawasan global, termasuk India.Analis UBS memperkirakan harga iPhone produksi China akan naik 30% untuk ritel. Misalnya, harga iPhone 16 Pro Max bisa naik hingga US$350 atau sekitar Rp 5,84 juta, sementara harga iPhone 16 Pro diperkirakan naik US$120 atau sekitar Rp 2 juta.

Experts Analysis

Analis UBS
Kenaikan harga iPhone yang diproduksi di China bisa mencapai 30%, yang merupakan dampak langsung dari kebijakan tarif AS terhadap produk impor.
Pejabat senior India
Pengiriman produk dari India dan China ke AS dilakukan sebagai persiapan menghadapi tarif baru agar harga produk tidak langsung naik.
Editorial Note
Apple menunjukkan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi kebijakan proteksionisme dengan melakukan pengiriman besar-besaran sebelum tarif efektif, tapi ini hanya solusi jangka pendek yang menandakan tekanan besar pada rantai produksi global. Jika tarif tidak dicabut, konsumen akan menghadapi harga lebih tinggi dan perusahaan perlu mengevaluasi ulang sumber produksi mereka untuk menjaga daya saing.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.