Apple Percepat Pengiriman iPhone dari India Hadapi Tarif AS Trump
Teknologi
Gadgets dan Wearable
11 Apr 2025
230 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Apple berusaha untuk mempercepat pengiriman iPhone dari India ke AS sebagai respons terhadap tarif baru.
Perusahaan menggunakan strategi 'green corridor' untuk mempercepat proses bea cukai.
Kenaikan tarif dapat berdampak signifikan pada harga iPhone di pasar global.
Apple merespons kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan Presiden Donald Trump dengan mempercepat pengiriman iPhone dari India ke Amerika Serikat. Sekitar 600 ton iPhone diterbangkan dari pusat produksinya di India menuju AS. Langkah ini diambil untuk menghindari dampak tarif baru yang bisa menyebabkan kenaikan harga iPhone.
Apple melobi otoritas bandara India agar bisa mempercepat proses bea cukai dari 30 jam menjadi 6 jam. Perusahaan menggunakan aturan 'green coridor' dan meningkatkan produksi di pabrik Foxconn di India sebesar 20%. Pengiriman dilakukan bertahap sejak bulan Maret, dengan masing-masing pengiriman sebesar 100 ton.
Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi juga mendukung langkah Apple ini. Sementara itu, Trump menunda tarif resiprokal ke banyak negara selama 90 hari, kecuali China. Langkah ini menunjukkan upaya Apple dalam menjaga harga produknya tetap kompetitif di pasar Amerika Serikat.
Analisis Ahli
Anil Gupta (Ahli Ekonomi India)
Langkah Apple untuk meningkatkan operasi di India adalah sinyal positif untuk investasi asing langsung di sektor teknologi, namun keberhasilan jangka panjang tergantung pada stabilitas regulasi dan kapasitas infrastruktur Indonesia.Jessica Lee (Analisis Rantai Pasok Global)
Pemanfaatan 'green corridor' oleh Apple menunjukkan bagaimana perusahaan besar mengoptimalkan rantai pasok mereka untuk menghindari hambatan tarif, yang akan menjadi strategi umum dalam perdagangan internasional pasca pandemi.


