Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham AS Tertekan Berat Setelah Pengumuman Tarif Trump

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
07 Apr 2025
1470 dibaca
1 menit
Pasar Saham AS Tertekan Berat Setelah Pengumuman Tarif Trump

TLDR

Pengumuman tarif oleh Trump menyebabkan penurunan besar di pasar saham.
Para analis memperkirakan bahwa pemulihan pasar tidak akan berkelanjutan dalam waktu dekat.
Kekhawatiran tentang resesi tetap ada meskipun pejabat ekonomi pemerintah berusaha meyakinkan publik.
Investor sedang khawatir menjelang pembukaan perdagangan di AS setelah penjualan besar-besaran di Wall Street minggu lalu, yang dipicu oleh pengumuman tarif dari pemerintahan Trump. Dalam dua hari setelah pengumuman tersebut, indeks S&P 500 turun 10,5% dan kehilangan sekitar $5 triliun dalam nilai pasar. Penurunan ini adalah yang terbesar sejak Maret 2020 dan membuat indeks tersebut mendekati wilayah pasar bearish, yang berarti penurunan 20%.Beberapa penasihat ekonomi Trump berusaha meyakinkan publik bahwa tarif tersebut adalah langkah yang cerdas dan tidak ada alasan untuk mengantisipasi resesi. Namun, banyak analis percaya bahwa meskipun mungkin ada sedikit kenaikan di pasar saham dalam beberapa hari ke depan, itu tidak akan bertahan lama. Mereka memperkirakan bahwa pemulihan yang lebih signifikan mungkin baru akan terjadi dalam tiga atau empat minggu ke depan.Para trader berharap akan ada hari di mana pasar saham menunjukkan kenaikan, tetapi mereka juga menyadari bahwa ketahanan dari kenaikan tersebut masih diragukan. Beberapa analis menyatakan bahwa saat ini pasar sedang mengalami banyak ketidakpastian, dan orang-orang mulai meragukan apakah pasar akan pulih sepenuhnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.