Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Strategi Tarik-Menarik Tarif Trump Dorong Pasar Saham AS Bergolak

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (11mo ago) investment-and-capital-markets (11mo ago)
07 Apr 2025
23 dibaca
1 menit
Strategi Tarik-Menarik Tarif Trump Dorong Pasar Saham AS Bergolak

Rangkuman 15 Detik

Brian Belski tetap optimis meskipun banyak analis menurunkan proyeksi mereka.
Tarif yang diterapkan oleh Trump dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan pasar saham.
Ada kemungkinan resesi dalam waktu dekat menurut beberapa analis besar.
Banyak ahli strategi Wall Street menurunkan target akhir tahun mereka karena penurunan saham yang dipicu oleh sikap tegas Trump terhadap tarif. Namun, Brian Belski dari BMO Capital Markets tetap optimis dan mempertahankan target akhir tahun S&P 500 di 6.700, yang berarti kenaikan sekitar 37% dari level saat ini. Sebagian besar ahli strategi sekarang memproyeksikan S&P 500 akan berakhir di bawah 5.900 pada akhir tahun 2025. JPMorgan bahkan memprediksi resesi di paruh kedua tahun 2025, sementara Goldman Sachs meningkatkan peluang resesi dalam 12 bulan ke depan menjadi 45%. Belski percaya bahwa pasar saham akan pulih tajam dari level saat ini dan memberikan pengembalian yang mengesankan dalam 12 bulan ke depan. Namun, banyak ahli strategi lain berpendapat bahwa tarif adalah tujuan akhir itu sendiri dan investor harus siap untuk potensi penurunan lebih lanjut jika tidak ada perubahan dalam kebijakan tarif.

Analisis Ahli

Brian Belski
Menegaskan bahwa pasar biasanya memimpin ekonomi dan memperkirakan bahwa Trump tidak ingin bertanggung jawab atas resesi, sehingga tarif akan dinegosiasikan lebih rendah.
Mike Wilson
Memperingatkan kemungkinan turunnya pasar saham lebih jauh sampai ada kejelasan mengenai kebijakan tarif dan sikap Federal Reserve.
Neil Dutta
Meyakini bahwa tarif akan menjadi kondisi permanen, sehingga investor perlu menyesuaikan ekspektasi mereka dan siap dengan volatilitas yang lebih tinggi.