Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Investor Harus Waspada, Pasar Saham Jatuh Akibat Kebijakan Tarif Trump

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (11mo ago) investment-and-capital-markets (11mo ago)
07 Apr 2025
269 dibaca
1 menit
Investor Harus Waspada, Pasar Saham Jatuh Akibat Kebijakan Tarif Trump

Rangkuman 15 Detik

Pasar saham saat ini sangat volatile dan dipengaruhi oleh kebijakan tarif.
Investasi di saham harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan faktor-faktor ekonomi yang lebih luas.
Saham teknologi tidak lagi dianggap sebagai tempat aman untuk berinvestasi di tengah ketidakpastian pasar.
Pasar saham global mengalami penurunan tajam akibat kebijakan tarif yang diterapkan oleh pemerintahan Trump, menciptakan ketidakpastian dan volatilitas. Mislav Matejka dari JPMorgan memperingatkan bahwa hambatan untuk membeli saham sangat tinggi saat ini dan pasar AS bukan tempat yang aman. Pasar telah kehilangan nilai sebesar Rp 90.18 quadriliun ($5,4 triliun) dalam dua hari, dengan S&P 500 turun 17% dari puncaknya pada Februari. Setiap saham dalam 'Magnificent 7' turun lebih dari dua digit persentase tahun ini, dengan Tesla dan Nvidia mengalami penurunan terbesar. Para ahli seperti Lori Calvasina dari RBC Capital Markets menyarankan untuk berhati-hati dalam mengambil risiko dan mencari peluang di sektor yang lebih aman. Namun, mereka juga mengakui bahwa sulit untuk menentukan asumsi EPS yang masuk akal karena revisi ke bawah yang signifikan akan datang.

Analisis Ahli

Mislav Matejka
Pasar saham tidak stabil dan tidak aman saat ini, dibutuhkan perbaikan dalam berita perdagangan dan kebijakan fiskal sebelum pasar dapat pulih secara berkelanjutan.
Lori Calvasina
Sektor-sektor tertentu sulit diprediksi dengan EPS yang akan direvisi turun, sehingga investor harus mencari peluang dengan selektif.
Charlie Bilello
Awal tahun 2025 merupakan salah satu dari tiga terburuk sejak 1990 untuk pasar saham, menunjukkan tingkat kekhawatiran yang tinggi di kalangan investor.