Penundaan Penjualan TikTok AS Karena Pemerintah China Tolak Persetujuan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
05 Apr 2025
121 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penjualan aset TikTok di AS terhambat oleh ketidaksetujuan pemerintah China.
Donald Trump memperpanjang batas waktu untuk penjualan TikTok sambil mempertimbangkan pengurangan tarif terhadap China.
Negosiasi melibatkan investor non-China yang berusaha untuk mengakuisisi operasi TikTok di AS.
Pembicaraan mengenai penjualan aset TikTok di Amerika Serikat ditunda setelah pemerintah China menyatakan tidak akan menyetujui kesepakatan tersebut. Presiden Donald Trump memperpanjang tenggat waktu selama 75 hari bagi perusahaan ByteDance, pemilik TikTok, untuk menjual asetnya kepada pembeli non-Cina. Jika tidak, TikTok akan menghadapi larangan beroperasi di AS. Kesepakatan yang diusulkan akan memisahkan operasi TikTok di AS menjadi perusahaan baru yang mayoritas dimiliki oleh investor AS, dengan ByteDance memiliki kurang dari 20%.
ByteDance mengonfirmasi bahwa masih ada perbedaan pendapat dalam negosiasi dengan pemerintah AS. Mereka juga menyatakan bahwa setiap kesepakatan harus melalui prosedur review sesuai hukum China. Sementara itu, Trump mengatakan bahwa mereka berharap dapat bekerja sama dengan China untuk menyelesaikan kesepakatan ini, meskipun ada ketegangan akibat tarif yang dikenakan oleh AS terhadap barang-barang China.
Salah satu tantangan utama dalam kesepakatan ini adalah persetujuan dari pemerintah China, yang belum memberikan komitmen publik untuk mengizinkan penjualan. Beberapa investor besar di ByteDance sedang berdiskusi dengan pemerintah AS untuk meningkatkan kepemilikan mereka dan menyelamatkan TikTok dari larangan yang akan datang.
Analisis Ahli
Anderson Cooper
Situasi ini menunjukkan bagaimana politik dan bisnis erat kaitannya dalam konteks hubungan AS-China, di mana setiap keputusan bisnis berimplikasi geopolitik yang luas.Susan Athey
Regulasi yang ketat dan ketidakpastian pasar membuat transaksi lintas negara seperti ini sangat rumit, terutama dalam sektor teknologi yang sensitif secara data dan keamanan.

