Amazon dan Konsorsium Lain Bersaing Cepat Beli TikTok untuk Hindari Larangan AS
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
03 Apr 2025
222 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Amazon dan konsorsium yang dipimpin oleh Tim Stokely mengajukan tawaran untuk membeli TikTok.
Pemerintah AS memberikan batas waktu bagi TikTok untuk menemukan pembeli non-Tiongkok karena masalah keamanan.
Kepemilikan TikTok oleh ByteDance menjadi perhatian utama bagi pemerintah AS terkait potensi pengaruh Tiongkok.
Amazon dan sebuah kelompok yang dipimpin oleh pendiri OnlyFans, Tim Stokely, telah mengajukan tawaran untuk membeli TikTok. TikTok menghadapi tenggat waktu pada 5 April untuk menemukan pembeli non-Cina atau berisiko dilarang di Amerika Serikat. Pemerintah AS khawatir tentang hubungan TikTok dengan Cina, yang telah dibantah oleh TikTok dan pemiliknya, ByteDance.
Amazon berharap untuk memiliki platform media sosial sendiri yang dapat membantu mereka menjual lebih banyak produk dan menarik perhatian pengguna muda. Mereka sebelumnya telah membeli situs video langsung Twitch dan situs ulasan buku Goodreads. Namun, beberapa pihak yang terlibat dalam negosiasi tidak menganggap tawaran Amazon serius.
Sementara itu, ada juga perusahaan lain yang tertarik untuk membeli TikTok, termasuk Blackstone dan Oracle, yang berusaha untuk mengurangi kepemilikan Cina dalam bisnis TikTok di AS. Pemerintah AS ingin memastikan bahwa TikTok tidak lagi berada di bawah kendali Cina untuk melindungi data pengguna Amerika.
Analisis Ahli
Anna Tong
Amazon mencoba memanfaatkan momentum ini untuk masuk lebih dalam ke ranah media sosial, namun tantangan regulasi masih menjadi batu sandungan utama. Penawaran mendadak Amazon bisa jadi tak terlalu direspons serius karena waktu yang sudah sangat mepet.Greg Bensinger
Situasi ini mencerminkan betapa rumitnya hubungan bisnis teknologi antara AS dan China di tengah rivalitas geopolitik. TikTok bukan sekadar aplikasi hiburan, tapi sudah menjadi alat pengaruh digital yang sangat signifikan.

