Pasar Saham Turun Drastis Setelah Tarif Trump, Haruskah Investasi Sekarang?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
04 Apr 2025
218 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Investor disarankan untuk tetap tenang dan tidak membuat keputusan emosional di tengah volatilitas pasar.
Sejarah menunjukkan bahwa pasar saham sering pulih setelah penurunan, meskipun ada risiko resesi yang lebih tinggi saat ini.
Strategi 'buy the dip' memiliki risiko dan tidak selalu berhasil, sehingga penting untuk mempertimbangkan kondisi pasar secara keseluruhan.
Saham di Amerika Serikat jatuh setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik pada 185 negara, yang meningkatkan risiko perang dagang global. Meskipun hari ini mungkin bukan waktu yang tepat untuk memeriksa 401(k) Anda, beberapa ahli menyarankan agar investor berhati-hati. Harga emas juga naik karena banyak investor beralih ke aset yang lebih aman. Indeks S&P 500 telah turun 10% dari puncaknya, memasuki wilayah koreksi, dan sejarah menunjukkan bahwa setelah penurunan seperti ini, saham biasanya lebih tinggi setahun kemudian.
Namun, ada risiko yang harus diperhatikan. Dalam tujuh kali penurunan saham sebelumnya, enam di antaranya terjadi bersamaan dengan resesi, yang menunjukkan bahwa pasar dipengaruhi oleh kondisi ekonomi secara keseluruhan. Beberapa trader melihat penurunan harga saham sebagai kesempatan untuk "membeli saat harga turun," tetapi strategi ini memiliki risiko. Ahli keuangan menyarankan agar investor fokus pada tujuan jangka panjang mereka dan tidak membuat keputusan emosional saat pasar bergejolak.
Volatilitas pasar diperkirakan akan terus berlanjut, dan para ahli memperingatkan bahwa ketakutan akan resesi dapat meningkatkan ketidakpastian. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk tetap berpegang pada rencana investasi mereka dan tidak terbawa suasana saat pasar mengalami fluktuasi.
Analisis Ahli
Keith Lerner
Risiko resesi kini lebih tinggi dari sebelumnya dan pasar sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro yang tidak pasti.Stephen Kates
Investor harus menghindari keputusan emosional dan tetap berpegang pada rencana investasi yang telah disusun dalam kondisi pasar yang lebih tenang.Mandy Xu
Volatilitas pasar dapat meningkat lebih lanjut apabila ketakutan terhadap resesi bertambah, sehingga indeks VIX berpotensi naik signifikan.