AI summary
Wilmore dan Williams kembali ke Bumi setelah sembilan bulan di ISS dan berperan sebagai penasihat untuk pengembangan Starliner. Boeing menghadapi tantangan dalam pengembangan Starliner yang telah menghabiskan lebih dari $2 miliar. ISS berfungsi sebagai laboratorium penting untuk penelitian tentang dampak kehidupan di luar angkasa terhadap kesehatan manusia. NASA astronaut Butch Wilmore dan Suni Williams baru saja kembali ke Bumi setelah menghabiskan sembilan bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Mereka merasa senang bisa kembali ke rumah dan menikmati aktivitas seperti berjalan-jalan dengan anjing dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Setelah kembali, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertemu dengan keluarga mereka.Keduanya adalah kru pertama yang menggunakan pesawat luar angkasa Starliner milik Boeing, yang mengalami masalah teknis dan tidak dapat membawa mereka pulang seperti yang direncanakan. Sebagai gantinya, mereka terpaksa tinggal lebih lama di ISS. Wilmore dan Williams kini akan bertemu dengan pemimpin Boeing untuk memberikan masukan tentang pengembangan Starliner, karena mereka memiliki pengalaman unik selama berada di dalam pesawat tersebut.Boeing dan NASA berencana untuk melakukan pengujian sistem propulsi Starliner pada musim panas ini dan berharap dapat melakukan penerbangan uji lagi pada awal 2026. Williams menyatakan bahwa mereka ingin melihat Starliner melakukan misi tanpa awak terlebih dahulu sebelum membawa manusia lagi, untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.
Penundaan dan masalah teknis Starliner menunjukkan bahwa pengembangan pesawat ruang angkasa sipil masih penuh risiko dan membutuhkan waktu ekstensif untuk memastikan keselamatan astronot. Namun, keterlibatan langsung astronot yang menjalani misi membuat masukan mereka sangat penting untuk memperbaiki desain dan fungsi pesawat sebelum penerbangan berikutnya.