Astronot NASA Tertahan 9 Bulan di ISS Akhirnya Pulang Pakai SpaceX
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
18 Mar 2025
232 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Wilmore dan Williams di ISS berlangsung lebih lama dari yang direncanakan.
Crew Dragon dari SpaceX digunakan sebagai solusi untuk mengembalikan astronot setelah masalah dengan Starliner.
NASA terus melakukan penelitian ilmiah di ISS meskipun ada tantangan dalam misi luar angkasa.
Butch Wilmore dan Suni Williams, dua astronaut NASA yang telah berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama sembilan bulan, bersiap untuk kembali ke Bumi. Mereka akan meninggalkan ISS dengan kapsul Crew Dragon milik SpaceX pada 17 Maret 2025. Misi mereka awalnya direncanakan hanya berlangsung selama delapan hari, tetapi mengalami penundaan karena masalah dengan misi uji coba kapsul Starliner dari Boeing. Setelah kapsul Starliner tidak dapat digunakan, NASA memutuskan untuk menggunakan Crew Dragon sebagai rencana cadangan.
Setelah meninggalkan ISS, Wilmore dan Williams akan melakukan perjalanan pulang selama 17 jam dan dijadwalkan mendarat di Teluk Meksiko. Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Pusat Luar Angkasa Johnson NASA setelah kembali. Misi ini menjadi penting karena menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam program penerbangan manusia, serta persaingan antara Boeing dan SpaceX dalam industri luar angkasa.
Analisis Ahli
Dr. Ellen Stofan (Mantan Kepala NASA)
Keberhasilan Crew Dragon membawa pulang astronot yang terdampar menunjukkan pentingnya keberagaman kendaraan antariksa untuk memastikan misi tetap berjalan lancar walaupun ada kegagalan teknis pada salah satu sistem.Neil deGrasse Tyson (Astrofisikawan)
Kejadian ini menonjolkan kompleksitas misi luar angkasa berawak dan bagaimana kolaborasi antara perusahaan swasta dan badan antariksa publik sangat vital demi kelangsungan eksplorasi antariksa.
