Perjalanan Berat Astronaut NASA Kembali ke Bumi Setelah 9 Bulan di Luar Angkasa
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
18 Mar 2025
283 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Wilmore dan Williams di ISS berlangsung lebih lama dari yang direncanakan karena masalah teknis.
NASA akhirnya memutuskan untuk menggunakan SpaceX Crew Dragon untuk membawa mereka kembali ke Bumi.
Politik dapat mempengaruhi keputusan dalam misi luar angkasa, seperti yang terlihat dalam interaksi antara Presiden dan NASA.
Astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams baru saja memulai perjalanan pulang ke Bumi setelah tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama sembilan bulan. Mereka terbang menggunakan kapsul SpaceX Crew Dragon bersama astronot NASA Nick Hague dan kosmonaut Rusia Aleksandr Gorbunov. Misi mereka mengalami banyak tantangan teknis dan penundaan, termasuk masalah dengan sistem propulsi kapsul Boeing Starliner yang awalnya direncanakan untuk membawa mereka pulang.
Setelah beberapa kali penundaan dan perubahan rencana, NASA akhirnya memutuskan untuk membawa Wilmore dan Williams pulang menggunakan kapsul Crew Dragon. Mereka diluncurkan pada 14 Maret 2025 dan berhasil kembali ke Bumi setelah perjalanan selama 17 jam. Misi ini menunjukkan betapa kompleksnya perjalanan luar angkasa dan pentingnya keselamatan bagi para astronot.
Analisis Ahli
Dr. Andi Nugroho (Ahli Penerbangan Antariksa)
Keputusan NASA untuk menggunakan SpaceX Crew Dragon adalah langkah pragmatis yang tepat mengingat masalah berulang di Starliner, tetapi penting untuk tetap menjaga integritas dan proses ilmiah di balik setiap pengambilan keputusan misi luar angkasa.
