Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dana Hibah AS Berkurang, Peneliti Soft-Money Terancam Kehilangan Pekerjaan

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
28 Mar 2025
1042 dibaca
2 menit
Dana Hibah AS Berkurang, Peneliti Soft-Money Terancam Kehilangan Pekerjaan

TLDR

Dukungan pemerintah untuk penelitian di AS sedang mengalami ketidakpastian.
Peneliti yang bergantung pada dana luar berisiko kehilangan pekerjaan dan proyek mereka.
Penutupan laboratorium penelitian dapat memiliki dampak jangka panjang pada kemajuan ilmiah.
Banyak ilmuwan di Amerika Serikat yang bergantung pada dana hibah untuk gaji mereka, dan saat ini mereka menghadapi masalah besar karena dana penelitian semakin berkurang. Jeremy Springman, seorang peneliti di Universitas Pennsylvania, kehilangan semua hibah federalnya dan merasa posisinya tidak akan bertahan. Banyak peneliti seperti dia yang mendapatkan gaji dari dana luar, bukan dari universitas, sehingga mereka sangat rentan ketika dana tersebut dipotong.Sejak pemerintahan Presiden Donald Trump, banyak hibah penelitian yang dibatalkan atau ditunda, dan ada ancaman pemotongan dana untuk universitas tertentu. Hal ini membuat banyak peneliti yang bergantung pada dana hibah merasa tidak pasti tentang masa depan mereka. Peneliti yang berada dalam posisi "soft money" sering kali tidak mendapatkan gaji tetap dari universitas, sehingga jika dana hibah mereka hilang, mereka bisa kehilangan pekerjaan dan proyek penelitian mereka.Banyak peneliti yang berada dalam posisi ini khawatir harus meninggalkan dunia penelitian. Jika mereka pergi, proyek yang mereka pimpin juga akan berhenti dan sulit untuk dilanjutkan di masa depan. Beberapa peneliti menikmati pekerjaan mereka yang fokus pada penelitian, tetapi banyak juga yang terpaksa mengambil posisi ini karena sulitnya mendapatkan pekerjaan tetap di akademik.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.