Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Pemotongan Dana Trump terhadap Kehidupan Akademik Profesor Muda di AS

Finansial
Kebijakan Fiskal
NatureMagazine NatureMagazine
30 Apr 2025
295 dibaca
2 menit
Dampak Pemotongan Dana Trump terhadap Kehidupan Akademik Profesor Muda di AS

Rangkuman 15 Detik

Kebijakan pemerintahan dapat memiliki dampak signifikan pada pendanaan penelitian dan karir akademis.
Universitas perlu beradaptasi dengan perubahan dalam pendanaan untuk mendukung peneliti yang terpengaruh.
Tantangan dalam mendapatkan pendanaan dapat menghambat kemajuan penelitian di bidang kesehatan dan kesetaraan.
Profesor di AS biasanya harus mengajar sejumlah mata kuliah dan menunjukkan pencapaian seperti mendapatkan hibah penelitian untuk mendapatkan tenure. Namun, sejak Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS, banyak hibah penelitian yang dibatalkan atau dibekukan, terutama yang terkait dengan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI). Hal ini membuat banyak peneliti, seperti Candice Johnson dari Michigan State University, khawatir tentang masa depan penelitian mereka dan prospek mendapatkan tenure. Banyak lembaga pendanaan seperti National Science Foundation (NSF) dan National Institutes of Health (NIH) telah memotong hibah penelitian yang tidak sesuai dengan ideologi politik pemerintahan Trump. Selain itu, hibah untuk universitas dengan program DEI atau yang dianggap gagal melindungi mahasiswa dari antisemitisme juga dibekukan. Hal ini menyebabkan banyak peneliti berada dalam ketidakpastian, menunggu pendanaan yang mungkin tidak pernah datang atau mencari sumber pendanaan lain untuk menjaga tim mereka tetap utuh. Beberapa universitas sedang mempertimbangkan opsi seperti pendanaan jembatan atau mengubah persyaratan tenure untuk membantu peneliti yang terkena dampak. Namun, perpanjangan waktu untuk memenuhi persyaratan tenure mungkin tidak efektif karena ketidakpastian pemulihan pendanaan. Aron Sousa dari Michigan State University menyatakan bahwa standar harus diubah jika pendanaan dan jenis penelitian yang didanai tidak lagi memungkinkan bagi fakultas di AS.

Analisis Ahli

Aron Sousa
Memahami bahwa kondisi eksternal memerlukan fleksibilitas dalam standar akademik, dan perubahan mungkin diperlukan untuk mendukung fakultas di tengah ketidakpastian dana riset.
Annika Barber
Menjelaskan bahwa perpanjangan waktu tenure kurang efektif dalam kondisi saat ini karena tidak ada jaminan dana riset akan kembali, menunjukkan perlunya pendekatan baru secara kolektif melalui serikat fakultas.