Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Capai Rekor Baru Didukung Ketegangan Perdagangan Dan Pelemahan Dolar

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
28 Mar 2025
1129 dibaca
2 menit
Harga Emas Capai Rekor Baru Didukung Ketegangan Perdagangan Dan Pelemahan Dolar

TLDR

Harga emas terus meningkat dipicu oleh ketidakpastian ekonomi dan kebijakan pemerintah.
Bank of America dan JPMorgan memiliki prediksi bullish yang tinggi untuk harga emas.
Permintaan emas dari bank sentral dan ETF fisik berkontribusi pada lonjakan harga.
Wall Street semakin optimis terhadap harga emas yang terus naik, dengan harga emas berjangka mencapai $3,114 pada hari Jumat setelah mencetak rekor ke-17 tahun ini. Kenaikan harga ini didorong oleh kekhawatiran perang dagang akibat pengumuman tarif mobil oleh Presiden Trump dan melemahnya dolar AS. Bank of America bahkan menaikkan target harga emas menjadi $3,500 per ons dalam 18 bulan ke depan, dengan harapan adanya peningkatan investasi dari China dan bank sentral.Para analis percaya bahwa ketidakpastian kebijakan perdagangan pemerintah AS dapat terus menekan nilai dolar, yang akan mendukung harga emas dalam waktu dekat. Mereka juga mencatat bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintahan Trump telah mendorong investor untuk lebih banyak berinvestasi di emas. Selain itu, Macquarie Group juga memprediksi harga emas akan mencapai $3,500 pada kuartal ketiga tahun ini.Kenaikan harga emas lebih dari 15% tahun ini membuat JPMorgan mempertanyakan kemungkinan harga mencapai $4,000. Mereka mencatat bahwa pergerakan harga dari $2,500 ke $3,000 terjadi lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya. Analis JPMorgan juga menyebutkan bahwa pembekuan aset asing Rusia akibat perang di Ukraina telah mengubah permintaan emas secara struktural, dan mereka tetap optimis terhadap prospek emas hingga tahun 2025.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.