Harga Emas TembRp 50.10 juta (us $3.000 K) arena Ketidakpastian Ekonomi dan Politik Global
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
14 Mar 2025
93 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Harga emas mencapai rekor baru di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.
Permintaan dari bank sentral dan investor untuk emas terus meningkat.
ETF emas mencatatkan aliran masuk terbesar sejak Maret 2022, menunjukkan minat yang kuat terhadap aset aman.
Harga emas telah mencapai rekor baru di atas Rp 50.10 juta ($3,000) per ounce, didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang membuat banyak investor beralih ke aset aman ini. Pada hari Jumat, harga emas mencapai Rp 50.17 juta ($3,004) .86 per ounce, yang merupakan kenaikan 14% tahun ini setelah melonjak 27% pada tahun 2024. Para analis menyebutkan bahwa kebijakan perlindungan dan ketegangan perdagangan antara negara-negara besar, seperti AS dan China, telah meningkatkan permintaan untuk emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko pasar.
Permintaan emas juga meningkat dari bank sentral yang terus membeli logam mulia ini untuk mengamankan nilai mata uang mereka. Dalam beberapa bulan terakhir, bank sentral China telah membeli emas secara konsisten. Beberapa analis memperkirakan bahwa jika kondisi ekonomi tidak membaik, harga emas bisa mencapai Rp 58.45 juta ($3,500) . Dengan banyak investor yang beralih dari saham ke emas, diperkirakan aliran investasi ke aset aman ini akan terus meningkat.
Analisis Ahli
Suki Cooper
Dengan data inflasi yang mendukung, pasar semakin yakin siklus pelonggaran suku bunga akan berlanjut, memperkuat permintaan emas sebagai lindung nilai.John Ciampaglia
Emas dianggap sebagai 'asuransi' dan sumber likuiditas dalam kondisi pasar yang sulit, membantu investor menghindari risiko besar.Dina Ting
Alokasi emas 5-10% dapat berfungsi sebagai diversifikasi efektif, terutama ketika investor menjauhi saham pertumbuhan akibat ketidakpastian yang meningkat.