Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Airbus Dorong Penerbangan Hidrogen Dengan Fuel Cell Menuju 2030-an

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
27 Mar 2025
1337 dibaca
1 menit
Airbus Dorong Penerbangan Hidrogen Dengan Fuel Cell Menuju 2030-an

TLDR

Airbus berkomitmen untuk mengembangkan penerbangan hidrogen sebagai solusi untuk emisi nol.
Teknologi sel bahan bakar dipilih sebagai metode terbaik untuk propulsi hidrogen.
Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk membangun infrastruktur yang mendukung penerbangan hidrogen.
Industri penerbangan menghadapi tantangan besar dalam mengurangi emisi karbon. Pesawat membutuhkan bahan bakar dengan kepadatan energi tinggi untuk penerbangan jarak jauh. Airbus berkomitmen untuk mengembangkan pesawat yang menggunakan hidrogen sebagai sumber tenaga melalui proyek ZEROe, dan mereka berharap dapat meluncurkan pesawat hidrogen komersial pada akhir tahun 2030-an. Airbus memilih teknologi sel bahan bakar, yang menghasilkan listrik dari reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen, hanya menghasilkan air sebagai produk sampingan. Pesawat baru ini akan memiliki empat mesin propulsi listrik yang masing-masing didukung oleh sistem sel bahan bakar.Namun, tantangan tidak hanya ada pada pengembangan pesawat, tetapi juga pada infrastruktur dan regulasi. Airbus bekerja sama dengan lebih dari 200 bandara dan penyedia energi untuk membangun rantai pasokan hidrogen yang diperlukan. Mereka juga berusaha untuk mendapatkan persetujuan regulasi yang baru untuk pesawat hidrogen. Dengan kolaborasi yang kuat dan investasi dalam penelitian, Airbus optimis bahwa penerbangan komersial berbasis hidrogen dapat terwujud pada akhir tahun 2030-an, yang akan mengubah industri penerbangan untuk masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.